Mitsubishi Indonesia Pasang Target Spektakuler, Sikat Toyota dan Jadi Nomor 1

Berita Otomotif

Mitsubishi Indonesia Pasang Target Spektakuler, Sikat Toyota dan Jadi Nomor 1

JAKARTA - Mitsubishi memasang target teramat ambisius tahun ini yaitu menjadi merek mobil terlaris di Indonesia mengalahkan Toyota dengan target minimum 150 ribu unit.

Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia menegaskan tahun ini pihaknya ingin menjadi nomor satu di pasar otomotif Indonesia. Ia meyakini pada 2019 penjualan maupun pangsa pasar merek berlogo tiga berlian ini akan mampu meningkat hingga mengalahkan Toyota yang tahun lalu--seperti biasanya--berada di posisi paling atas.

“Kami ingin menjadi merek paling ‘seksi’ di Indonesia,” ujar dia dalam Annual Media Gathering pada Rabu (13/3/2019) malam di Jakarta.

Sebagai informasi, pada 2018, Mitsubishi menempati posisi empat merek roda empat terlaris nasional, baik dari sisi wholesales maupun retail berkat lonjakan penjualan luar biasa yang didorong oleh respons luar biasa pasar terhadap low multi purpose vehicle (LMPV) Xpander. Volume wholesales Mitsubishi meroket 79 persen jika dibandingkan setahun sebelumnya (year on year) menjadi 142.861 unit, sementara volume retail melonjak 84,3 persen year on year menjadi 146.805 unit.

Pangsa pasar Mitsubishi adalah 12,4 persen (wholesales) atau 12,7 persen (retail). Di atas mereka ada Toyota, Daihatsu, serta Honda yang secara berturut-turut mengisi peringkat satu sampai tiga.

Target 150 Ribu Unit adalah ‘Taktik’
Adapun tahun ini Mitsubishi memasang target 150 ribu unit. Peningkatannya dibandingkan hasil wholesales 2018 sebanyak 142.861 unit diakui hanya sedikit.

Berkaitan dengan itu, Nakamura memberikan kode bahwa target volume yang mereka umumkan kepada media massa hanya ‘taktik’. Realisasinya bisa jadi lebih besar dari itu.

“Target kami tahun ini sebanyak 150 ribu unit mungkin hanya naik sedikit, hanya meningkat katakanlah 10 ribu unit. Tapi ini ‘taktik’ untuk para kompetitor,” ucapnya sambil tersenyum.

Lebih dari separuh transaksi jual-beli, yaitu sekitar 80 ribu unit, diproyeksikan datang dari Xpander. Pada tahun lalu, penjualan retail model ini mencapai 75.772 unit.

Sumbangan model-model kendaraan penumpang Mitsubishi secara keseluruhan tahun ini diperkirakan mencapai 108 ribu unit. Setahun lalu, volumenya 98.964 unit.

Kontribusi model-model kendaraan niaga ringan, di sisi lain diproyeksikan mencapai 42 ribu unit. Volumenya turun ketimbang setahun sebelumnya yang 47.723 unit.

“Seperti diketahui, kami sudah memberhentikan produksi T120SS mulai Januari tahun ini. Artinya, kami melepas satu model di segmen LCV (light commercial vehicle). Ini berefek pada rencana penjualan 2019. Volume penjualan T120SS sekitar 8.000 unit setahun. Gap itu akan coba kami tututi dengan berusaha tingkatkan volume penjualan model-model LCV lainnya, seperti L300 dan Triton, sebanyak mungkin,” papar Nakamura. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support