Mitsubishi Harap Bisa Luncurkan Outlander PHEV di 2019

Berita Otomotif

Mitsubishi Harap Bisa Luncurkan Outlander PHEV di 2019

JAKARTA – Mitsubishi berharap pada tahun depan Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) akhirnya bisa mengaspal di Indonesia.

SUV ramah lingkungan ini pertama kali meluncur di dunia pada 2013. Versi terbaru Outlander PHEV telah hadir dalam Geneva Motor Show 2018.

Ogi Ikematsu, Director of Coordinaton and Development Division PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengatakan pihaknya hingga kini masih mendiskusikan rencana peluncuran Outlander PHEV di negeri ini. Mitsubishi, menurutnya, juga masih menunggu detail dari regulasi low carbon emission vehicle (LCEV).

Regulasi ini nantinya berisi berbagai insentif bagi mobil hybrid dan mobil listrik di Indonesia. Pemerintah menjanjikan peraturan tersebut terbit pada tahun ini.

Menurut Ikematsu, jika regulasinya sudah jelas, Mitsubishi ingin menerjunkan Outlander PHEV ke Indonesia secepatnya. Pabrikan berlogo tiga berlian tersebut masih membutuhkan panduan soal insentif. Regulasi LCEV juga berpengaruh pada bagaimana strategi pemasaran serta promosi Outlander PHEV di Tanah Air.

“Kami harap pada tahun depan bisa meluncur. Tapi untuk waktu detail peluncurannya belum kami tentukan,” ucapnya menjawab pertanyaan dari Mobil123.com pada Senin (10/12/2018) di Jakarta.

Mitsubishi sebenarnya sudah sejak empat tahun lalu ingin memperkenalkan Outlander PHEV di Indonesia. Namun, rencana itu tertunda karena berbagai macam hal, salah satunya gara-gara harga jual yang akan terlalu tinggi tanpa insentif.

Keinginan pemerintah Indonesia untuk menciptakan pasar plus industri mobil listrik melalui regulasi LCEV memunculkan lagi harapan pada Mitsubishi untuk memboyong Outlander PHEV. Pemerintah sendiri menginginkan agar kendaraan-kendaraan hybrid atau pun listrik yang mendapat insentif diproduksi lokal lima tahun setelah meluncur, tapi Mitsubishi mengaku saat ini belum dapat mengetahui kapan dapat melakukannya.

“Jika pasar Outlander PHEV terus membesar dan jika kami bisa jual dengan jumlah yang besar tentu kita akan merencanakan untuk melokalisasikannya. Tapi pertama kami pasti harus impor dulu dari Jepang,” tukas Ikematsu merespons pertanyaan mengenai keinginan pemerintah terhadap lokalisasi mobil hybrid dan listrik yang mendapat insentif. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support