Mitsubishi Outlander Sport Kurang Laku, Nantikan Penggantinya

Berita Otomotif

Mitsubishi Outlander Sport Kurang Laku, Nantikan Penggantinya

MEDAN – Mitsubishi mengungkap rencana menjual medium sport utility vehicle (SUV) baru di Indonesia setelah penjualan Outlander Sport makin mengecil.

Penjualan Outlander Sport memang terus tenggelam setiap tahun. Menurut Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Outlander Sport membukukan penjualan 5.118 unit pada 2012, kemudian menjadi 4.706 unit (2013), 3.888 (2014), 2.290 unit (2015), 1.812 unit (2016) dan 930 unit (2017).

Imam Choeru Cahya, Head of Sales and Marketing Group PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKS) mengakui bahwa pasar Outlander Sport mengecil dan kini rata-rata penjualan hanya 80 unit per bulan. Hal ini menurut dia tak hanya mengenai Outlander Sport, tapi juga SUV berkapasitas mesin 2.0-liter lainnya.

“Segmen ini mengecil. Kami menyadari itu. Terus terang, effort yang kami keluarkan juga terlalu besar untuk model ini Jadi sekarang fokus kami memang di dua model yaitu Pajero Sport dan Xpander yang ‘kuenya’ lebih besar dibandingkan SUV 2.0-liter,” ujar Imam ketika ditemua di sela-sela pameran GIIAS Medan 2018.

Segmen medium SUV sendiri kini bergeser trennya dari mesin 2.0-liter ke yang lebih kecil seperti 1.8-liter serta 1.5-liter turbo. Penyebabnya beragam.

“Kelihatannya tipikal konsumen Indonesia melihat 2.000 cc itu tanggung. Lebih banyak ke 2.500 cc atau ke 1.5-liter turbo. Mungkin ada kaitannya dengan pajak kendaraan juga,” tandas Imam.

Outlander Sport Diganti?
Intan Vidiasari, Deputy Group Head Planning & Communication MMKSI, pada kesempatan berbeda mengatakan redupnya penjualan Outlander di segmen medium SUV yang potensial membuat produk baru dari Mitsubishi yang lebih sesuai dengan pasar bisa saja datang. Bahkan, ia mengakui wacana tersebut ada.

“Tapi itu masih dalam wacana. Kita lihat saja, tahun depan kayaknya akan banyak kejutan dari Mitsubishi Motors,” pungkas Intan di Jakarta.

Medium SUV anyar Mitsubishi, jika benar-benar hadir, dapat menggantikan atau mendampingi Outlander Sport. Mitsubishi, aku Intan, belum memutuskan soal nasib Outlander Sport.

“Pokoknya Outlander Sport sampai tahun fiskal 2018 masih kami jual. Saya enggak tahu tahun fiskal 2019 kelanjutannya gimana. Saat ini belum ada rencana diskontinyu,” tukasnya.

Kalau melihat model-model SUV Mitsubishi di pasar global, Eclipse Cross pantas dikedepankan sebagai kandidat karena kapasitas mesinnya yang 1.5-liter turbo. Apalagi, Naoya Nakamura, Presiden Direktur MMKSI, sempat menyebut bahwa di masa mendatang pabrik Mitsubishi di Cikarang, Bekasi sudah direncanakan merakit produk global baru.

Kita tunggu saja apa kejutan dari Mitsubishi tahun depan, seperti yang dikatakan Intan. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar