Michelin Borong Saham Multistrada Senilai Rp 6,2 Triliun

Berita Otomotif

Michelin Borong Saham Multistrada Senilai Rp 6,2 Triliun

JAKARTA - Akuisisi Michelin terhadap PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) menjadi langkah untuk mengamankan aset guna ekspansi pasar di masa depan. 

2019 menjadi langkah besar bagi Michelin Group. Brand karet bundar asal Prancis itu memutuskan untuk mengakuisisi PT MASA dengan persentase saham sebanyak 80%. Investasi ini dianggap menguntungkan karena Michelin tak perlu membuka fasilitas produksi baru lagi. Melainkan mendapatkan pabrik dengan kapasitas produksi mencapai 180 ribu ton. 

Apabila dijabarkan, Multistrada mampu menghasilkan 11 juta ban kendaraan penumpang, 9 juta ban roda dua dan 250 ribu ban untuk truk. Bahkan, pada 2017 silam, Multistrada mencatat penjualan bersih sebesar USD 281 juta. Untuk itu, Michelin Group harus membayar USD 439 juta (Rp 6,2 triliun) demi menguasai Multistrada. 

Melalui kesepakatan tersebut Michelin akan memperkuat keberadaannya di pasar Tanah Air. Ban diproduksi dari fasilitas berkualitas, diramu keahlian teknis Michelin dan pasti dengan harga lebih kompetitif untuk pasar Indonesia. 

Selain itu, Michelin Group juga akan berangsur mengubah ban kendaraan penumpang yang sebelumnya ada di lingkaran Tier 3 menjadi Tier 2. Tentunya dengan penambahan investasi baru di pabrik PT MASA tersebut. Dengan begitu, mereka berharap bisa memenuhi permintaan dari pasar Eropa, Korea Utara, Amerika Serikat dan Asia.  

"Peningkatan kapasitas tak harus membuat fasilitas manufaktur baru. Akuisisi Multistrada merupakan peluang bagus bagi Michelin untuk memperluas operasionalnya di Indonesia. Negara dengan penduduk terpadar di Asia Tenggara dan segera mendapatkan produk kompetitif dan berkualitas baik," kata Jean-Dominique, CEO Michelin Group.

Tak hanya menguasai fasilitas produksi, Michelin juga turut menguasai 20% saham PT Penta Artha Impressi untuk meningkatkan penjualan Michelin Group di Indonesia. Sinergi ini diharapkan bisa bernilai hingga USD 70 juta per tahun dalam 3 tahun ke depan. Sementara itu, sisa saham lainnya akan ditawarkan ke publik. 

"Kami sangat bangga dengan apa yang kami capai dengan Multistrada dan kami yakin Michelin adalah mitra ideal untuk membawa Multistrada maju ke era pertumbuhan dan kesuksesan baru untuk semua pemangkan kepentingan dan para karyawan," tutup Pieter Tanuri, CEO Multistrada. [Ary/Ari]



Ary Dwinoviansyah

Ary Dwinoviansyah

Ary mulai bekerja sebagai seorang jurnalis otomotif sejak tahun 2008 dan sangat mencintai sepedamotor. Nonton MotoGP merupakan salah satu hobi untuk menghabiskan akhir pekannya. Dia juga memimpikan memiliki mobil Transformers.


Berita Utama


Komentar