Merek Mobil China & Korea Makin Serius Garap Indonesia, Daihatsu Tetap Percaya Diri

Berita Otomotif

Merek Mobil China & Korea Makin Serius Garap Indonesia, Daihatsu Tetap Percaya Diri

JAKARTA - Daihatsu yakin status merek mobil terlaris kedua di Indonesia bisa terus dipertahankan, di tengah agresivitas para 'pemain' dari China maupun Korea Selatan.

Marketing and Customer Relations Head PT. Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso mengatakan jenama asal Jepang ini sudah 13 tahun berturut-turut menjadi merek mobil paling laku kedua di Tanah Air.

Ia percaya Daihatsu dapat terus memperpanjang rekor tersebut pada 2022 maupun tahun-tahun berikutnya, meski merek-merek baru dari China terus berdatangan dan ‘pemain’ dari Korea Selatan berkembang dengan pesat.

Ada beberapa hal yang menjadi dasar keyakinan tersebut. Pertama, produk-produk Daihatsu memiliki harga terjangkau, di saat daya beli kebanyakan konsumen negeri ini masih Rp250 juta ke bawah.

“Harga-harga mobil Daihatsu paling tinggi tak sampai Rp300 juta. Terios saja paling tinggi Rp270 juta-an doang. Lalu (model-model) lainnya di bawah itu. Berarti, kan, harganya sangat terjangkau di segmen yang ‘gemuk’ itu,” ucap Hendrayadi menjawab pertanyaan Mobil123.com dalam sebuah acara di Sunter, Jakarta pada paruh kedua April 2022.

Daihatsu, lanjut dia, juga mampu memberikan paket-paket kredit yang meringankan pembelian kendaraan bermotor. Ini penting karena 75 persen transaksi jual-beli mereka dilakukan secara kredit.

“Kami juga dikenal dengan layanan purnajual lebih terjangkau karena dalam hal pengadaan suku cadang, biaya servis. Jaringan luas juga menjadi kekuatan kami. Jadi, kalau misalnya konsumen punya Daihatsu, mendapatkan suku cadang sampai di kampung-kampung begitu gampang dan mudah didapatkan,” aku Hendrayadi mengenai alasan berikutnya.

Sebagai informasi, merek-merek mobil China terus bertambah di Indonesia sejak 2017 hingga detik ini. Dimulai dari Wuling dan DFSK yang masuk dengan mendirikan pabrik.

Selanjutnya, masuk Morris Garage (MG)--merek Inggris yang sudah diakuisisi penuh SAIC Motor China--BYD, dan yang terakhir Chery.

Hyundai yang berasal Korea Selatan, di sisi lain, ikut memperkuat cengkeraman di pasar otomotif Indonesia. Selain memindahkan kantor regional Asia Pasifik ke negeri ini, prinsipal mereka pun membentuk PT. Hyundai Motors Indonesia (HMID).

Lalu, mereka membangun pabrik perakitan mobil di Cikarang, Bekasi yang mulai beroperasi komersial Januari 2022. Hyundai kini juga sedang membangun pabrik produksi baterai mobil listrik di Karawang, Jawa Barat.

Penjualan Hyundai dua tahun terakhir naik pesat. Eksekutif HMID, ketika ditemui beberapa waktu lalu di Jakarta, mengklaim Hyundai merek mobil penumpang terlaris ketujuh di Indonesia pada empat bulan pertama 2022.

Bagaiman tanggapan Daihatsu mengenai pergerakan para pesaing mereka?

“Daihatsu selalu mengatakan dengan banyaknya merek baru yang bagus-bagus juga, pasti menguntungkan konsumen. Konsumen melihatnya menjadi banyak pilihan. Bagi Daihatsu, itu enggak apa-apa. Menguntungkan bagi masyarakat otomotif Indonesia,” tutup Hendrayadi. [Xan]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar