Mercedes-Benz Pertahankan V12 dengan Sistem Kelistrikan Baru

Berita Otomotif

Mercedes-Benz Pertahankan V12 dengan Sistem Kelistrikan Baru

STUTTGART – Mercedes-Benz juga beberapa pabrikan kendaraan premium berusaha mempertahankan penggunaan mesin berkapasitas besar namun tetap ramah lingkungan.

Perkembangan kondisi lingkungan membuat banyak negara di dunia yang memperketat regulasi emisi gas buang. Ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi para pabrikan untuk terus mengembangkan teknologi dan memanfaatkan potensi untuk dapat menciptakan mesin yang lebih baik.

Salah satu cara yang umum dilakukan adalah memperkecil kapasitas mesin dan kemudian melengkapinya dengan turbo. Ini dipercaya efektif untuk mensiasati performa berikut dengan emisi dan konsumsi BBM.

Lalu apakah itu langsung membuat mesin-mesin berkapasitas besar mati ?

Ternyata tidak juga. Mercedes-Benz adalah salah satu pabrikan kendaraan premium yang mempertahankannya.
Pabrikan ternama asal Jerman ini tetap akan memproduksi mesin berkonfigurasi V-12 yang rata-rata berkapasitas 6.0 liter. Mercedes-Benz memiliki 2 jalan keluar agar mesin ini tetap dapat lolos dalam regulasi emisi gas buang khususnya yang ada di Eropa.

Siasat pertama sama dengan apa yang mereka terapkan pada mesin lainnya yakni penggunaan turbocharger ganda. 
Cara kedua yang tergolong lebih baru adalah menggunakan kelistrikan dengan daya lebih besar yakni 48V. Dengan teknologi yang dinamakan 48V mild-hybrid system ini skenario dari kinerja mesin mendapat sedikit perubahan. Teknologi ini memindahkan beban alternator dan dinamo stater yang sebelumnya ditanggung mesin. 

Karena beban kerja mesin menjadi lebih ringan, emisi gas buang berikut konsumsi BBM menjadi jauh lebih efisien. Inovasi ciamik dalam dunia otomotif ini dipercaya mampu memperpanjang nafas mesin dua belas silinder berkonfigurasi V tersebut. 


Mereka memiliki opsi mempertahankan sumber tenaga tersebut daripada “menyunat” kapasitas dengan bantuan mild-hybrid. Hampir sama dengan hybrid lainnya, mild-hybrid ini dapat mengisi daya dari gesekan yang ditimbulkan saat pengereman. Teknologi ini juga mampu mengurangi kadar emisi CO2 nan signifikan dari kendaraan.

Mercedes-AMG dapat berkreasi lagi dengan teknologi 48V mild-hybrid system paling tidak hingga beberapa tahun kedepan. Mereka dapat membuat kendaraan berkapasitas besar hingga tahun 2020 dimana aturan tentang regulasi tidak bisa lagi disiasati. [Dew/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123       
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual