Mercedes-Benz Juga Belum Pastikan Ikut GIIAS 2020

Berita Otomotif

Mercedes-Benz Juga Belum Pastikan Ikut GIIAS 2020

JAKARTA – Merek mobil yang belum bisa menggaransi ikut Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2020 bertambah lagi yaitu Mercedes-Benz.

Seperti diketahui, pandemi virus Corona (Covid-19) yang diketahui masuk ke Nusantara sejak Maret 2020 menganggu rangkaian GIIAS 2020 di berbagai daerah. Pameran di Makassar, Medan dan terakhir Surabaya sudah dibatalkan.

Kini, tinggal tersisa pameran dengan skala terbesar sekaligus terpenting di Serpong, Tangerang pada akhir Oktober mendatang. Akan tetapi, pengurus Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebagai inisiator menjelaskan jadi-tidaknya acara tersebut amat tergantung dengan perkembangan situasi pandemi pada Agustus mendatang.

Choi Duk Jun, Presiden Direktur PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI), mengatakan pihaknya sesungguhnya amat menunggu GIIAS tahun ini. Namun, mereka menyadari bahwa kini Indonesia belum selesai menjalani fase transisi dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak Juni kemarin untuk menuju new normal atau hidup normal dengan norma-norma baru di tengah pandemi.

“Kami harus mempertimbangkan bagaimana perkembangan situasinya. Harapan saya, kondisi bisa membaik secara signifikan sehingga GIIAS 2020 bisa berlangsung tanpa ada kekhawatiran besar terkait situasi yang ada. Kami terus mengevaluasi, melihat perkembangan serta berharap GIIAS bisa berjalan sesuai rencana pada Oktober,” ucap dia dalam konferensi pers virtual akhir pekan lalu.

Lelaki yang kerap dipanggil ‘Pak DJ’ ini kemudian mengatakan dirinya punya kenangan khusus dengan GIIAS. Ia memulai tugas di Indonesia sekitar satu tahun lalu dan GIIAS 2019 menjadi event pertamanya.

“Saya punya keterikatan spesial dengan GIIAS. Saya kagum dengan partisipasi konsumen serta masyarakat di pameran ini,” tandas dia.

Sebelum Mercedes, cukup banyak merek otomotif yang belum dapat menegaskan partisipasi mereka di GIIAS edisi tahun ini. Mereka adalah Honda, Toyota, serta Isuzu.

Grafik kasus positif Corona memang bukannya turun, malah terus meningkat. Pada 27 Juli, jumlah kasus positif Covid-19 malah sudah menembus angka 100 ribu orang.

Pandemi juga mempengaruhi ekonomi dan pasar otomotif. Penjualan mobil anjlok dan Gaikindo merevisi target pada 2020 sebanyak sekitar 40 persen menjadi 600 ribu unit. Celakanya, mereka pun masih belum yakin dan angka tersebut masih bisa dikoreksi kembali. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar