Mercedes-Benz Ingin Masukkan Video Game Canggih ke Sistem Hiburan Mereka

Berita Otomotif

Mercedes-Benz Ingin Masukkan Video Game Canggih ke Sistem Hiburan Mereka

STUTTGART - Mercedes-Benz berniat membenamkan video game canggih ke sistem hiburan masa depan mereka. Merek berlogo Three-Pointed Star itu kini sedang mencari ide lewat sebuah kompetisi berhadiah uang ratusan juta rupiah.

Kejuaraan bernama In-Car Gaming Challenge itu, seperti diberitakan Carscoops pada akhir pekan ini, baru saja diumumkan oleh pabrikan asal Jerman tersebut. Pendaftaran terbuka bagi individu maupun institusi mulai dari mahasiswa, pelajar, pengembang video game, hingga perusahaan rintisan (startup).

Melalui In-Car Gaming Challenge, Mercedes ingin mencari video game bagi kendaraan masa depan. Pabrikan otomotif yang bermarkas di Stuttgart itu meminta para peserta kompetisi mendesain video game yang memungkinkan para pemain berinteraksi dengan dunia nyata melalui teknologi augmented reality (AR).

Video game tersebut juga harus bisa membuat pengemudi di satu kendaraan dengan kendaraan lain terkoneksi lewat car-to-car communication. Tak hanya sekadar berkomunikasi, mereka pun bisa bermain bersama.

Babak final In-Car Gaming Challenge rencananya digelar di Universitas Stuttgart pada 26 Juni. Peserta dengan ide serta desain video game terbaik akan diganjar hadiah uang 10 ribu euro (Rp 160,40 juta).

Mercedes-Benz sendiri, dalam Mobile World Congresss belum lama ini, mendemonstrasikan kemampuan dari sistem infotainment MBUX yang terdapat di sedan CLA terbaru. Para pengunjung pameran dapat bermain SuperTuxKart saat berada di kursi pengemudi.

Adapun kontrol video game menggunakan setir kemudi, pedal, atau pun tombol-tombol yang tersedia.

In-Car Gaming Challenge bukan hanya menjadi kesempatan para pembuat video game untuk menunjukkan karya mereka. Ajang tersebut juga ‘pintu masuk’ bagi pengembangan selanjutnya dari fitur-fitur hiburan di dalam mobil.

Sistem hiburan kendaraan memang diprediksi akan berkembang dengan pesat, begitu juga dengan industri-industri yang terkait dengan teknologi di dalamnya seperti video game. Perkiraan ini tak lepas dari riset dan pengembangan mobil otonom yang dilakukan oleh para pabrikan.

Jika penumpang sudah bisa terbebas dari keharusan mengemudikan mobil, mereka bisa menikmati sistem hiburan dengan lebih maksimal atau melakukan aktivitas lain. Bahkan, ada studi yang memprediksi aktivitas seks di dalam mobil akan meningkat saat mobil tanpa sopir sudah benar-benar terwujud. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support