Mercedes-Benz A-Class Baru Lebih Murah dari Model Lama, Ini Sebabnya

Berita Otomotif

Mercedes-Benz A-Class Baru Lebih Murah dari Model Lama, Ini Sebabnya

TANGERANG – Mercedes-Benz A-Class terbaru yang telah diluncurkan di Indonesia baru-baru ini berharga lebih murah dibandingkan generasi lamanya. Perbedaan harganya pun cukup signifikan.

Seperti janji pabrikan ini pada awal 2018, A-Class generasi termutakhir akhirnya mengaspal di Indonesia pada acara Star Arena, awal Oktober. Model ini berbanderol Rp 649 juta (off-the-road) dan meluncur bersama-sama dengan New Mercedes-Benz CLS Coupe plus New Mercedes-Benz V 260.

A-Class untuk pasar Indonesia adalah varian A200 Progressive Line. Jika generasi baru umumnya dijual lebih mahal ketimbang pendahulunya, model ini malah ditawarkan dengan harga lebih rendah hampir Rp 100 juta-an.

Hari Arifianto, Deputy Director PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI), menjelaskan bahwa alasan utama Mercedes-Benz bisa memberikan pemosisian harga seperti itu adalah pengenaan pajak lebih rendah pada All-New A-Class. Ini karena hatchback premium tersebut bermesin lebih kecil.

“Kami benar-benar memperhatika regulasi pemerintah sehingga apa yang dirasakan pelanggan menjadi optimal. Seperti mesin A-Class yang tadinya 1.600 cc kami ubah menjadi sekitar 1.400 cc. Regulasi (pajak) di Indonesia patokannya 1.500 cc, kan,” tandas dia meladeni pertanyaan Mobil123.com belum lama ini di Serpong, Tangerang.

Menurut Hari ini langkah yang tepat. Pasalnya, meski harga turun, mesin bensin 1.400 cc All-New A-Class menggunakan turbo.

“Jadi kesenangan berkendara pelanggan enggak berkurang. Lalu teknologinya juga canggih karena A-Class ini memakai Mercedes-Benz User Experience (MBUX) yang bisa ngomong, memanggil-manggil. Ini menarik,” paparnya.

Hari mengharap A-Class generasi terbaru ini bisa menjadi pendulang volume penjualan baru Mercedes-Benz di Indonesia. Penjualan pesaing abadi BMW ini sendiri pada Januari – September 2018 naik 11 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sayang, tidak disebutkan secara rinci volume transaksi jual-beli mereka.

Secara kontribusi, C-Class dan E-Class masih menjadi dua tulang punggung Mercedes di Tanah Air. Kedua menyumbang separuh penjualan.

“Sejauh ini SUV bisa menyumbang sampai 30-an persen. Itu kombinasi untuk seluruh model,” pungkas Hari. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar