Mercedes-Benz Tambah Investasi Rp 2 Triliun di China

Berita Otomotif

Mercedes-Benz Tambah Investasi Rp 2 Triliun di China

BEIJING – Mercedes-Benz mengumumkan komitmen investasi tambahan bernilai lebih dari Rp 2 triliun di China.

Modal baru tersebut, disiapkan oleh perusahaan induk Mercedes-Benz yaitu Daimler. Adapun jumlahnya adalah 1,1 miliar yuan (Rp 2,31 triliun).

Pabrikan otomotif asal Jerman ini akan menggunakannya untuk membangun pusat riset dan pengembangan kedua di ‘Negeri Tirai Bambu’. Fasilitas tersebut nantinya berlokasi dekat dengan pabrik perakitan mesin serta kendaraan mereka di Beijing.

Pusat riset dan pengembangan baru Mercedes di negara komunis tersebut direncanakan beroperasi pada 2020. Seteru abadi BMW itu berharap bahwa fasilitas tersebut mampu membuat proses perakitan lokal model-model Mercedes-Benz dapat diakselerasi.

Pusat riset dan pengembangan pertama mereka sendiri diresmikan pada akhir 2014. Lokasinya juga berada di Ibu Kota China.

China merupakan pasar otomotif terbesar dunia sekaligus pasar mobil listrik terbesar sejagad. Tak heran, seluruh pabrikan otomotif dunia berusaha sekuat tenaga menancapkan kuku mereka di sana. Negara ini juga menjadi pasar terbesar Mercedes-Benz secara global.

Meski demikian, China sedang menghadapi masa sulit. Penjualan bulanan mobil turun untuk keempat kalinya pada Oktober kemarin.

Namun demikian, penjualan pada 10 bulan pertama masih relatif stagnan, menurut data China Association of Automobile Manufacturers. Volume hanya turun 0,1 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 22,87 juta unit.

Salah satu penyebab utamanya adalah perang dagang China dengan Amerika Serikat (AS). Ini membuat konsumen, baik retail maupun fleet, menahan pembelian dan memilih mengamati situasi.

“Kami tetap positif terhadap potensi pertumbuhan di pasar China dan tetap melanjutkan investasi kami di sini,” ucap Hubertus Troska, Daimler Chief for Greater China. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support