Menteri Perindustrian Sebut Mitsubishi akan Tambah Investasi di Indonesia

Berita Otomotif

Menteri Perindustrian Sebut Mitsubishi akan Tambah Investasi di Indonesia

TOKYO – Mitsubishi Motor Corporation dikabarkan akan menambah investasi mereka pada akhir 2025.

Hal ini disampaikan oleh Agus Gumiwang, Meteri Perindustrian Republik Indonesia di sela-sela kunjungan kerjanya ke Jepang. Investasi tersebut dikatakan akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi Mitsubishi di Indonesia.

“Mitsubishi memberikan komitmen pada Indonesia bahwa pada akhir tahun 2025, mereka akan menambah investasinya sebesar Rp 11,2 triliun. Investasi tersebut diantara untuk meningkatkan kapasitas produksi pabrik yang sebelumnya 220.000 menjadi 250.000,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Mitsubishi akan melakukan pengembangan kendaraan hybrid dan listrik di Indonesia. Hal ini tentu sesuai dengan arah kebijakan otomotif di Indonesia yang menginginkan kendaraan dengan teknologi ramah lingkungan.

Tak hanya itu, kendaraan-kendaraan tersebut nantinya tidak hanya akan dijual untuk pasar domestik namun juga untuk kebutuhan ekspor. Mitsubishi pun telah menegaskan akan menambah negara tujuan ekspor kendaraan produksi Indonesia.

Mitsubishi

“Mitsubishi juga memberikan komitmen akan menambahkan sembilan negara tujuan ekspor. Sebelumnya Mitsubishi sudah memberikan izin ekspor ke 30 negara, kini menjadi 39 negara. Ini merupakan salah satu misi Pemerintah Indonesia datang ke Jepang untuk melobi perusahaan global agar memberikan perluasan tujuan ekspor,” terangnya.

Meski demikian, langkah ini tetaplah tidak mudah. Pasalnya beberapa negara memang menerapkan teknologi kendaraan yang lebih tinggi dibandingkan Indonesia. Untuk itu, tentunya diperlukan beragam penyesuaian agar mobil mobil produksi lokal dapat diterima di negara tujuan.

Selama ini, Mitsubishi mengandalkan Xpander sebagai model yang diekspor ke beberapa negara di dunia. Kebijakan ekspor tersebut pun sudah dimulai bahkan sejak tahun 2018 lalu dan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Mobil-mobil tersebut diproduksi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang resmi beroperasi pada tahun 2017. Pabrik tersebut mengusung ‘new plant concept’ yang mengutamakan dua poin utama yaitu High Quality & Reliable Products dan Environmentally Friendly.

Pabrik yang dibangun di lahan seluas 30 hektar ini memerlukan investasi sebesar Rp 7,5 triliun dan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja. Dengan itu semua, maka pabrik Mitsubishi ini mampu memproduksi sekitar 160.000 unit kendaraan setiap tahun. Jumlah tersebut masih bisa ditingkatkan menjadi 240.000 unit.

Beragam fasilitas telah dihadirkan di pabrik ini. Sebut saja full automatic press line, 53 robot pada bagian pengelasan dan robotic spray painting. Fasilitas tersebut dianggap merupakan teknologi terbaru dalam sistem produksi kendaraan di Indonesia. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar