Menikmati Ruang Interior Toyota Calya

Review

Menikmati Ruang Interior Toyota Calya

BATU -  Sesuai tulisan sebelumnya, Menelisik Toyota Calya Sebelum Test Drive di Malang, ruang interior menjadi perhatian pertama dalam perjalanan.

Perjalanan dimulai dari Bandara Abdul Rahman Saleh menuju lokasi makan siang di Taman Indie yang terletak di seputar kota Malang. Saya langsung berada di balik kemudi Toyota Calya.

Rasanya untuk tinggi badan sekitar 174 cm seperti saya, tidak sulit untuk mendapatkan posisi pengendaraan terbaik tanpa menganggu ruang penumpang belakang yang memiliki tinggi badan setinggi saya.

Artikel bersambung dibawah

Dari posisi mengemudi, sisi ergonomika juga tergolong baik, praktis semua fitur mudah untuk dioperasikan dan terbilang cukup lengkap. Toyota Calya telah dilengkapi immobilizer, power window untuk semua pintu serta audio head unit double DIN dengan koneksi USB dan bluetooth yang bisa terkoneksi smart phone.


Sayangnya posisi lingkar kemudi tidak bisa diatur tinggi rendahnya sehingga dari posisi saya, siku menjadi agak sedikit menggantung.

Penempatan tuas persneling di bagian dashboard dan rem tangan yang terselip di antara kursi depan patut diapresiasi. Ini membuat baris kedua menjadi lebih lapang dan dari posisi saya duduk mudah untuk dioperasikan.

Setelah makan siang perjalanan dilanjutkan menuju kota Batu tepatnya ke daerah Gunung Banyak. Saya beralih ke kursi penumpang depan. Dan rasanya tidak ada perubahan berarti soal kelapangan dan ergonomikanya.

Dari Gunung Banyak berada di ketinggian sekitar 1.000 DPL plus perjalanan dilanjutkan menuju penginapan di Ijen Suites yang terletak di kota Malang. Saya memilih untuk merasakan duduk di baris ketiga.

Akses menuju baris ketiga tergolong baik. Anda cukup menekan tuas di samping kursi baris kedua sebelah kiri maka akan langsung terlipat.

Saat mencoba duduk di baris ketiga, ruang kakinya sudah pasti tidak muat untuk saya, meski sudah menarik maju kursi penumpang baris kedua. Selain itu head room juga tergolong pendek untuk saya.  Praktis ini hanya cukup untuk penumpang dengan tinggi badan 160 cm atau anak-anak tepatnya.

Dan karena posisi duduk baris ketiga persis diatas sumbu roda belakang, ada kondisi dimana agak sedikit terlempar saat kendaraan melewati gundukan dengan kecepatan sedang. Ini membuat kepala penumpang baris ketiga bisa terbentuk bagian body belakang persisnya pada rangka pintu atau kaca.

Untungnya Toyota Calya sudah dilengkapi sabuk pengaman hingga baris ketiga. Ini sangat bermanfaat untuk meredam hal tersebut. Initinya siapa pun penumpang termasuk anak-anak di belakang harus menggunakan sabuk pengaman. Pengalaman lain duduk di kursi paling belakang adalah mobil memang didesain untuk menampung banyak penumpang, terbukti banyak cupholder di beberapa titik.

Setelah berada di baris ketiga, saya langsung pindah ke baris kedua. Di posisi ini rasanya cukup menyenangkan apalagi saat di baris ketiga kosong. Rasanya hingga tinggi badan penumpang sekitar 185 cm bisa dengan mudah mendapat posisi terbaik.

Baris kedua juga dilengkapi dengan sabuk pengaman untuk tiga penumpangnya. Saya hanya sedikit terganggu hembusan dari penerus sirkulasi AC bagian belakang karena tepat di kepala. Namun ini masih dapat ditolerir dan bisa mengatur bukaan kisi-kisi AC-nya. 

Tak lupa, saat kursi baris ketiga digunakan masih tersisa sedikit ruang bagasi. Dengan lebar sekitar 30 cm, Anda bisa memanfaatkannya untuk penyimpanan barang praktis seperti tas kecil sampai sedang atau galon air mineral. [Ari/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual