Mengenal 3 Jenis Lampu Mobil: Halogen, HID, dan LED

Panduan Pembeli

Mengenal 3 Jenis Lampu Mobil: Halogen, HID, dan LED

JAKARTA – Lampu mobil jenis LED (Light Emitting Diodes) kerap menjadi salah satu bahan promosi pabrikan otomotif, terhadap produk baru mereka. Lampu mobil LED kerap dianggap punya kemampuan lebih moncer ketimbang jenis-jenis lampu mobil lainnya yaitu Halogen dan HID (High Intensity Discharge).

JAKARTA - Jenis-jenis lampu mobil memang beragam. Setidaknya, menurut penelusuran Mobil123.com dari berbagai sumber, secara garis besar ada tiga jenis lampu yang kerap digunakan sebagai penerangan pada kendaraan yaitu Halogen, HID, plus LED.

Mana di antara ketiganya yang paling bagus? Apa keunggulan dan kekurangan dari masing-masingnya? Berikut ini akan Mobil123.com paparkan perbedaan dari tiga jenis lampu mobil tersebut.

  1. Halogen

    Ini adalah jenis lampu yang paling banyak ditemukan. Pasalnya, mobil-mobil murah seperti low cost green car (LCGC) maupun low multi purpose vehicle (LMPV) yang tentu saja populasinya paling banyak di jalanan umumnya masih menggunakan lampu halogen.
    Dari sisi harga, lampu halogen memang paling terjangkau. Cahayanya berasal dari filament atau lampu pijar. Kinerjanya menghasilkan suhu tinggi dan membututhkan tegangan listrik paling tinggi di antara dua jenis lainnya, yaitu antara 35 watt – 55 watt.
     
  2. HID (High Intensity Discharge)

    HID digunakan di kendaraan mulai awal dekade 1990-an. Seperti kebanyakan teknologi baru, ketika itu baru mobil-mobil mewah berharga tinggi yang menggunakannya.
    Cahaya di lampu jenis ini tercipta dari pangapian gas xenon yang terdapat dalam tabung. Intensitas cahayanya lebih terang dari halogen dan kebutuhan listriknya pun lebih rendah, kurang-lebih sekitar 35 watt saja. Kelemahannya, pemasangan dan penggantian lampu HID relatif rumit karena memerlukan arus listrik berbeda plus ballast untuk menyeimbangkannya.
     
  3. LED (Light Emitting Diode)

    Lampu jenis ini awalnya digunakan untuk penerangan ruangan. Jika pun digunakan pada mobil, LED hanya digunakan di lampu rem atau aksesoris pencahayaan pelat nomor polisi.
    Namun, seiring dengan perkembangan teknologinya, LED akhirnya digunakan sebagai sumber pencahayaan utama berkat intensitas cahaya lebih terang, produksi suhu lebih rendah, plus penggunaan daya listrik paling rendah dibandingkan halogen serta HID.
    Penggunaan LED pada mobil tidak memerlukan ballast, tapi tetap butuh relay serta conversion kit. Dua pelengkap itu biasanya sudah dijual satu paket di pasar aftermarket.

Jadi setelah Anda membaca artikel ini, jenis lampu mobil apa yang akan dipilih? [Xan/Idr]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar