Mengenal Karakter Transmisi i-AMT Wuling Cortez

Review

Mengenal Karakter Transmisi i-AMT Wuling Cortez

SENTUL - Wuling Cortez dilengkapi dengan transmisi i-AMT (Automated Manual Transmission) dan berikut adalah kunci untuk memaksimalkan kinerjanya.

Lagi-lagi PT Wuling Motors memberikan kejutan. Setelah sebelumnya melalui Wuling Confero yakni Low MPV dengan harga paling murah namun memiliki desain menarik, nyaman, banyak fitur serta fun to drive dan kini melalui produk terbarunya Wuling Cortez.

Bermain di kelas medium MPV, Wuling Cortez juga memiliki beragam keunggulan yang jujur saja tak kalah mengejutkan jika dibandingkan dengan Wuling Confero. Mulai dari sisi desain, kelengkapan, kenyamanan dan juga saat dikendarai.


Salah satu yang menarik untuk dicermati adalah Wuling Cortez varian tertinggi dibekali dengan transmisi i-AMT sebagai penyalur tenaga mesin 1.8-liter DOHC 129 hp pada 5.600 rpm dan torsi 175 Nm pada rentang 3.600 - 4.600 rpm Jujur saja, saat produk presentasi sebelum pengujian di Sirkuit Sentul, Mobil123.com agak ragu dengan kinerja transmisi otomatis yang memiliki mekanisme sama seperti manual namun proses perpindahan giginya lebih praktis karena pedal kopling digantikan oleh aktuator elektronis.

Hal ini tak lain karena transmisi AMT memiliki beberapa efek negatif. Seperti contohnya banyak terjadi lag (jeda) saat perpindahan gear dan kadang seolah kehilangan tenaga, terasa seperti tidak sinkronnya putaran mesin dengan perpindahan gear. 

3 Mode i-AMT untuk Beragam Kondisi Pengendaraan
Namun keraguan tersebut sirna saat PT Wuling Motors mengajak untuk melakukan first drive Wuling Cortez di Sirkuit Sentul. Mobil123.com mencoba memahami dan menyimpulkan karakter dari transmisi i-AMT dari mobil yang diprediksi membuat galau para calon konsumen Toyota Innova hingga Mitsubishi Xpander ini.

i-AMT Wuling Cortez punya 5-kecepatan dengan 3 mode yakni D Eco, D Sport dan juga Manual. Masing-masing memiliki karakter berbeda dan dapan disesuaikan seusai dengan kebutuhan pengedaraan atau kondisi jalan.


D Eco secara umum memiliki perpindahan gear cukup smooth. Jujur saja pada titik ini Mobil123.com mengalami feeling atau rasa yang berbeda saat menggendarai mobil bertransmisi AMT sebelumnya. Memang masih terjadi gejala lag namun sangat minim terjadi atau masih jauh dibawah batas toleransi. 

Dengan huruf "i" yang kemungkinan berarti intellegent di depan nama AMT sepertinya berhasil membuat pengatur perpindahan gear atau Transmission Control Module (TCM) bekerja lebih cermat untuk mensinkronisasi putaran mesin dan juga gear. Karakter ini cocok untuk digunakan pada pengendaraan dalam kota yang padat. Dalam proses waktu, feeling Anda akan terasah untuk dapat mengurut injakan pedal gas, jika sudah ketemu sela-nya mobil akan melaju lebih sempurna.

Selanjutnya mode transmisi dialihkan ke D Sport. Karakter perpindahan gear berubah menjadi responsif. Putaran mesin terasa menjadi agresif, jarum rpm jadi lebih cepat untuk menyentuh garis merah. 

Saat berada di Sirkuit, Mobil123.com coba menekan habis pedal gas. Kecepatan yang terbangun memang menjadi lebih cepat, namun mesin terasa sedikit menggerung. Rasanya kurang lebih sama seperti telat mengangkat gas dan keburu menekan pedal kopling untuk pindah gear pada transmisi manual. 

Lain halnya bila pedal gas diinjak lebih menggunakan perasaan, gerungan mesin dapat tereduksi karena perpindahannya lebih halus. Kondisi ini sama dengan di atas, jika feeling sudah Anda dapatkan, Wuling Cortez akan melaju lebih agresif.

Baca juga : Wuling Cortez Si Innova Killer Sudah Bisa Dipesan

Terakhir adalah mode Manual. Secara umum dapat dioperasikan sama dengan sistem tiptronic pada transmisi otomatis. Anda dapat melalukan pengendaraan dengan sistem manual, menggerakan tuas transmisi untuk shift up atau down tanpa perlu menginjak pedal kopling.

Pada kondisi ini Wuling Cortez juga bisa diajak untuk melaju agresif. Perpindahan gear tergolong responsif namun memang terjadi sedikit lag saat shift up terlebih saat shift down. Namun terasa masih dalam batas toleransi dan wajar. Ini sepertinya karena butuh waktu beberapa saat untuk TCM bekerja melakukan sinkronisasi putaran mesin, tentunya agar keduanya tidak cepat jebol karena dipaksa bekerja spontan.

Menurut Mobil123.com mode D Sport dan Manual cocok jika pengendaraan dilakukan di jalan tol yang cukup lenggang atau saat pengendaraan luar kota. Anda dapat melakukan manuver atau over taking kendaraan jadi lebih mantap. Yang perlu diingat adalah pelajari betul karakternya, Anda bakal menikmati berkendara jika telah berhasil menaklukkan karakter transmisi i-AMT Wuling Cortez. [Ari]     



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support