Mengenal Istilah Tune Up pada Motor

Berita Otomotif

Mengenal Istilah Tune Up pada Motor

JAKARTA – Tune up pada motor merupakan salah satu perawatan rutin yang harus dilakukan oleh seluruh pemiliknya.

Kendaraan yang rutin tune up akan memiliki mesin yang optimal fungsinya. Sehingga kendaraan akan terasa nyaman digunakan sehari-hari. Namun tidak banyak orang yang mengetahui istilah tune up pada motor. Konsumen juga tidak banyak yang tahu bagaimana tune up yang tepat pada sebuah kendaraan.

Dikutip dari laman resmi Suzuki.co.id, istilah tune up pada motor adalah proses mengembalikkan performa motor ke standarnya. Hal ini penting bagi kendaraan yang kerap digunakan sehari-hari atau biasa disebut komuter.

Pengertian tune up

Motor yang dijadikan sebagai alat transportasi sehari-hari tentunya akan mengalami degradasi pada beberapa komponen. Mesin merupakan salah satu bagian yang mengalami penurunan fungsi di berbagai komponennya.
tune up motor
Di luar mesin, filter udara juga kerap mengalami masalah ketika kendaraan digunakan sehari-hari. Kotornya filter udara, akan berdampak besar pada performa mesin. Tanpa melakukan tune up, kotoran pada filter menumpuk lalu memberi perbedaan pada performa.

Selain penggantian filter udara ketika sudah terlalu kotor, tune up juga mengganti oli mesin yang sudah berkurang kemampuannya dalam melumasi mesin.

Cara tune up yang tepat

Tune up pada motor setidaknya terdapat tiga sektor yang harus diperhatikan seperti mesin, sasis dan transmisi.

Hal pertama yang perlu dilakukan pada sektor mesin adalah mengecek kualitas dari oli. Kemudian, mengecek busi dan melakukan pemeriksaan filter udara. Setelah itu, memeriksa filter bensin serta karburator. Untuk motor injeksi, melakukan pembersihan injektor dan penyetelan katup adalah proses penting.
tune up motor
Pada sektor chasis, Anda harus mengecek kemudi motor dan menyetel rantai roda. Setelah itu, memeriksa ban dan velg serta mengecek kampas rem. Kemudian, melakukan pemeriksaan pada volume minyak rem dan roller untuk motor matic. Selain itu, oli gardan pada motor matic juga perlu Anda periksa.

Cara tune up motor yang ketiga adalah pada sektor transmisi. Pada bagian ini Anda harus mengecek tegangan aki dan tegangan pengisian motor. Tidak hanya itu, rangkaian pengapian motor, serta lampu dan klakson juga perlu Anda cek pada sektor transmisi ini. 

Waktu yang tepat untuk melakukan tune up

Anda perlu mengetahui bahwa untuk melakukan tune up ini hendaknya tidak dilakukan secara sembarangan. Ada waktu yang tepat dan memang dianjurkan untuk melakukan tune up pada motor agar hasilnya maksimal.

Waktu yang tepat untuk melakukan tune up ini adalah sekitar 3 bulan sekali atau setiap motor Anda telah mencapai interval 2.000 km. Interval ini berlaku bagi Anda yang sering menggunakan pada jalur yang berdebu. Untuk penggunaan kecepatan lambat dan jarang pada area berdebu sekitar 3.000- 4.000 km.

Waktu untuk melakukan tune up tidak hanya bergantung pada jarak yang ditempuh. Anda juga dapat segera melakukan tune up motor apabila ada masalah pada mesin motor yang digunakan. Misalnya ketika tenaga mesinnya sudah dirasa berkurang atau mesin brebet.

Apabila konsumsi BBM dirasa boros bahkan keluar asap hitam dari knalpot sebaiknya Anda harus segera melakukan tune up. Selain itu, motor yang susah hidup ketika pagi juga menjadi ciri bahwa sudah waktunya Anda melakukan tune up. Ciri lainnya adalah susah oper gigi serta getaran pada mesin tinggi. Tapi sarannya jangan sampai hal-hal ini terjadi kemudian Anda baru melakukan tune up, karena sangat berpotensi merusak part-part pada mesin.  [Dew/Ari]

 



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar