Mengenal Zat Perusak Oli Mesin

Berita Otomotif

Mengenal Zat Perusak Oli Mesin

JAKARTA – Oli mesin bisa rusak jika tercampur dengan zat-zat tertentu sehingga menyebabkan penurunan kualitas dan pada akhirnya mempercepat waktu penggantian.

Oli mesin merupakan peranti yang cukup penting bagi kendaraan. Fungsi oli sendiri selain melumasi, juga bisa menjaga temperatur mesin tetap stabil.

Perawatan berkala pada kendaraan, termasuk rutin mengganti oli akan membuat mesin lebih awet. Seiring dengan hal tersebut, kondisi mesin lebih optimal dan berujung pada efisiensi.

Oli di dalam mesin sendiri mempunyai beberapa ‘musuh’ yang bisa merusak kualitasnya. Beberapa kontaminan diketahui dapat menjadi penyebab utama rusaknya oli dan mengakibatkan masa pakai tereduksi.

“Beberapa kontaminan yang larut dalam oli mesin harus diperhatikan, karena zat tersebut dapat menyebabkan penurunan kualitas. Kualitas yang menurun secara dini atau belum waktunya ganti, bisa menyebabkan kerusakan mesin,” kata Agung Prabowo teknisi spesialis pelumas, coolant dan grease.

Berikut ini beberapa zat yang bisa merusak oli mesin:

  • Glikol

Zat glikol ini pada umumnya ditemukan pada mesin diesel dan terjadi karena kerusakan seal, kepala gasket ditiup, retak kepala silinder, korosi dan kavitasi (ruang kosong dalam mesin).

Glikol dalam oli mesin bisa membuat kental jelaga dan menyebabkan pembatasan aliran oli dan penyumbatan filter. Kontaminasi zat ini menyebabkan keausan 10 kali lebih besar dari air.

  • Pengenceran bahan bakar

Pengenceran bahan bakar biasanya terjadi pada mesin yang telah lama mati. Bisa juga terjadi karena menyalakan mesin saat kondisi dingin walaupun dalam skala kecil.


Zat perusak Oli Mesin

Pengenceran bahan bakar berat terjadi karena adanya kebocoran, masalah pada injektor, dan gangguan efisiensi pembakaran.

Dikatakan bahwa pengenceran berat akan menyebabkan kondisi serius yang tidak bisa dituntaskan dengan hanya mengganti oli.

  • Jelaga

Jelaga adalah produk sampingan dari pembakaran dan biasanya terjadi pada semua mesin yang telah dioperasikan.

Ketika jelaga mulai banyak, maka sudah masuk waktunya penggantian oli mesin.

Jelaga dalam jumlah yang tinggi muncul dari proses pembakaran yang tidak sempurna atau filter udara sudah tidak bagus.

  • Air

Air merupakan salah satu kontaminan yang paling merusak hampir semua pelumas. Air merusak aditif, menginduksi oksidasi minyak dasar (base oil) dan mengganggu terbentuknya lapisan film pelindung mesin.

Kondensasi yang terbentuk dalam ruang mesin saat dioperasikan dapat menyebabkan bibit air dan pada akhirnya merusak kualitas oli dan menyebabkan korosi di mesin.

Perawatan Mobil di Masa PPKM

Di masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), melakukan perawatan kendaraan menjadi kegiatan yang kerap dilewati. Padahal kendaraan yang jarang dipakai, tetap harus mendapat perawatan rutin.
Oli Mesin

Saat ini bengkel umum sendiri telah bertransformasi dengan aksi jemput bola. Artinya konsumen bisa melakukan perawatan kendaraan di rumahnya masing-masing.

Layanan home service banyak dimanfaatkan konsumen khususnya pada masa pandemi. Hal ini dikarenakan lebih praktis dan pastinya lebih aman, karena pelanggan tidak perlu keluar rumah.

Apresiasi Mekanik

Di balik masa PPKM yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk mengurangi angka penularan virus corona. Banyak bengkel yang terpaksa tutup atau membatasi jam operasionalnya.

Hal ini cukup berpengaruh khususnya bagi sang mekanik menyoal kesejahteraannya.

Mobil Lubricants mengambil langkah untuk memberikan apresiasi kepada para mekanik yang terdampak PPKM. Program ini difokuskan pada para mitra mekanik yang tergabung dalam Mobil Mechanic Club (MMC).
mekanik

Mobil Lubricants memastikan bahwa mitra mekanik akan mendapat perhatian penuh, karena merupakan bagian dari ekosistem penting.

Selain itu, mekanik yang selama ini loyal dan telah menjadi bagian dari MMC akan mendapatkan benefit khusus.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi saat ini yang kita alami bersama. Kebijakan Pemerintah untuk mengurangi penularan tentunya punya maksud untuk kebaikan bersama,” ucap Rommy Averdy, Mobil Consumer Brand General Manager PT ExxonMobil Lubricants Indonesia.

Ia menambahkan bahwa untuk menjadi bagian dari MMC, mekanik dapat mendaftar melalui aplikasi yang bisa didapatkan di playstore. Program ini akan memberikan bantuan kepada mitra mekanik yang terkena dampak PPKM.

“Untuk mitra mekanik, kami telah persiapkan bantuan kebutuhan pokok. Semoga ini bisa membantu mengurangi beban di tengah kondisi pandemi,” tuturnya. [Dew/Ses]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar