Menelisik Kemampuan Off-Road All-new Suzuki Jimny

Mobil Baru

Menelisik Kemampuan Off-Road All-new Suzuki Jimny

TANGERANG - All-new Suzuki Jimny membawa keunggulan leluhurnya yang cukup tangguh bermain di medan off road. Lalu sejauh mana kemampuannya ?. 

Akhirnya all-new Jimny resmi dijual di Indonesia di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Ini tentunya menjadi pelipur dahaga bagi penggemarnya yang telah lama menanti mobil dambaan penuh kenangannya benar-benar secara resmi dijual.

Secara umum, Anda tentu sudah mengetahui mengenai desain eksterior dan interior. Untuk sektor sistem penggerak, all new Jimny dilengkapi dengan mesin K15B bertenaga 100.6 hp pada 6.000 rpm serta torsi 130 Nm di putaran 4.100 rpm. Sumber tenaga ini dikolaborasikan dengan 2 pilihan transmisi manual 5 kecepatan dan 4 kecepatan otomatis serta menggunakan ban untuk jalan raya berukuran 195/80 R15. 

Dengan penggerak 4x4 (part time), tentunya memiliki ekspektasi untuk dapat bermain di medan off road. Apalagi Jimny memiliki reputasi cukup baik untuk diajak berpetualang di medan-medan yang cukup menantang.

Lalu sampai di manakah sejatinya kemampuan jelajah all new Jimny ?. Sampai sejauh ini Mobil123.com belum memiliki kesempatan untuk melakukan pembuktian karena SUV kompak ini baru saja masuk di Indonesia. 

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sendiri hanya memiliki jumlah unit yang terbatas. Rata-rata maksimal hanya memiliki kuota stok 50 unit per bulan dan dijual antara Rp 315 juta - Rp 330 juta.

Untuk menghilangkan rasa penasaran, Mobil123.com coba menghitung seberapa jauh all new Jimny dapat bermain di medan off road. Yuk mari sama-sama kita bermain off road di atas kertas.

Menghitung Crawling Ratio


Modal penggerak 4x4 plus transfer case berasio low gear saja belum cukup untuk bisa blusukan di medan offroad dengan gagah. Salah satu faktor kunci lainnya adalah sejauh mana kemampuan merayap all new Jimny. 

Kemampuan ini di kalangan off roader dikenal dengan sebutan crawl ratio. Rasio merayap ini bisa menjadi indikator seberapa serius kemampuannya di medan off-road. Semakin besar rasio ini maka semakin besar torsi mengalir ke roda dalam putaran yang sangat rendah. 

Merayapi rintangan di medan off-road dengan kecepatan rendah membuat pengendalian kendaraan lebih aman. Namun kadang kala dibutuhkan kecepatan sedikit tinggi untuk menjaga momentum di lintasan tertentu.

Crawl ratio yang besar memungkinkan kendaraan untuk merayap dengan kecepatan sangat rendah. Membantu saat melintasi rintangan berat seperti tanjakan licin, merayapi bebatuan, maupun menarik beban berat. Kemampuan merayap pada kecepatan rendah tentunya membuat pengemudi dapat dengan mudah melakukan pengendalian mobil.   

Melakukan perhitungan crawl ratio sendiri sejatinya sangat sederhana. Semua bisa melakukan perhitungan sendiri, syaratnya memiliki data spesifikasi yang cukup, selain besaran tenaga dan torsi mesin, dibutuhkan besaran rasio gigi ke-1, ratio transfer case serta rasio final gear difernsial kemudian dikalikan. 

Mobil123.com sendiri sudah pernah menghitung besaran crawl ratio untuk Jimny White 2017, dengan transmisi otomatis hasilnya cukup memuaskan. Sekarang saatnya menghitung crawl ratio all new Jimny otomatis dan manual.

Nilai Crawl Ratio Transmisi Otomatis
All new Suzuki Jimny dengan transmisi otomatis memiliki rasio gear ke-1 2.875, ratio transfer case (low) 2.644 dan rasio final gear diferensial 4.300. Jika dikalikan ketiganya maka didapat angka crawl ratio 32:1. 

Dari hasil ini, kita juga bisa langsung melakukan perhitungan berapa putaran roda permenit. Semakin sedikit roda berputar maka punya keuntungan untuk menghindari spin di lintasan licin atau berlumpur.

Jumlah putaran roda per menit ini bisa hitung dari rpm pada torsi maksimal (4.000 rpm) dibagi crawl ratio (32) didapat hasil 125 putaran per menit. 

Dan tak kalah penting untuk menghitung berapa torsi yang dialirkan ke masing-masing roda saat berada dalam kondisi torsi maksimal. Didapat angka 1,040 Nm dari perhitungan torsi maksimal x crawl ratio dibagi 4 roda.

Nilai Crawl Ratio Transmisi Manual

Langkah yang sama kita lakukan untuk all new Jimny transmisi manual (4.425 x 2.003 x 4.090) didapat crawl ratio 36:1. Sementara putaran roda per menit di dapat 111 dan torsi yang di alirkan ke roda didapat angka 1.170 NM.

Dari hasil di atas kertas untuk keduanya, dapat ditarik kesimpulan singkat bahwa all new Jimny punya kemampuan off road yang baik. Sebagai pembanding, SUV kelas Fortuner 4x4 generasi pertama saja hanya memiliki Crawl Ratio 28,5.

Sementara Jip-jip sekelas Toyota Land Cruiser 70 Troop Carrier serta Land Rover Defender memiliki crawl ratio standar di kisaran 44:1. Dan jika Anda ingin merayapi bongkahan-bongkahan batu segede 'gajah nangkring' seperti pada ajang Rock Crawling diperlukan rasio minimal 60:1. 

Dan untuk meningkatkan keselamatan berkendara, all new Jimny telah didukung oleh beberapa fitur terkini. Pertama adalah brake LSD traction control, fitur ini membuat respon lebih baik, dapat menghindari mobil dari kemungkinan tergelincir di permukaan jalan berbatu yang licin. Sistem pengereman juga ditunjang oleh sistem ABS.

Kedua, masih seputar pengereman, terdapat fitur electronic stability program (ESP). Mendukung kerja rem membuat kontrol kendaraan lebih stabil saat bermanuver di jalan licin dan berbelok. Sistem ini juga mencegah terjadinya gejala negatif pengendaraan seperti understeer dan oversteer.

Terakhir adalah duet fitur hill descent control (HDC) dan hill hold control (HHC). HDC secara otomatis mengatifkan sistem rem secara otomatis serta mempertahankan kecepatan 10 km/jam (mode 4 H) dan 5 km/jam (4L) saat jalan menurun. Sementara HHC dapat mencegah mobil mundur selama 2 detik saat menanjak. 

Terakhir, all-new Jimny secara umum punya kemampuan cukup baik untuk bermain di medan offroad di waktu senggang. Akan lebih advance jika mobil ini telah dilengkapi dengan ban yang sesuai untuk bermain-main di trek tanah, batu dan lumpur.

Dan jika Anda merupakan salah satu orang beruntung yang bisa memilikinya, jangan biarkan all-new Jimny Anda hanya bermain di aspal halus atau hanya mengantarkan untuk acara reunian. Ada baiknya sesekali membawanya ke habitat aslinya untuk menikmati segala kemampuannya. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support