Hati-Hati Poles Cat Mobil Bekas

Panduan Pembeli

Hati-Hati Poles Cat Mobil Bekas

JAKARTA – Memoles cat mobil bekas rupanya harus lebih hati-hati bila dibandingkan saat melakukan hal yang sama pada mobil baru. Salah sedikit bisa membuat cat mobil terkikis.

Hal ini disampaikan oleh Benny dari dealer mobil bekas Auto Plus 168. Menurutnya, memoles mobil bekas memang harus lebih hati-hati agar hasil yang didapatkan bisa maksimal tanpa merusak cat kendaraan.

“Yang pasti jangan memoles mobil dengan terlalu keras. Hal ini bisa membuat lapisan cat menjadi lebih tipis dan bisa merusak cat. Ini biasanya kita sebut botak catnya. Kalau terlalu keras juga bisa membuat ada goresan tipis pada cat mobil,” ungkapnya pada Mobil123.

Tak hanya itu, Ia juga menyarankan untuk memoles kendaraan dengan obat khusus poles agar hasil pekerjaan menjadi lebih maksimal. Sementara kain untuk memoles sebaiknya dipilih dengan hati-hati. Setidaknya menggunakan kain yang sudah ada dari obat poles tersebut.

“Untuk mengerjakannya secara maksimal juga harus bersabar. Karena agar bisa membuat mobil bekas warnanya kinclong seperti baru lagi perlu waktu cukup lama, sedikitnya satu hari baru selesai,” tegasnya kemudian.

Memoles kendaraan mobil bekas memang merupakan kegiatan yang rutin dilakukan di dealer-dealer mobil bekas khususnya di kawasan MGK Kemayoran. Hal ini harus dikerjakan karena salah satu faktor utama pelanggan agar tertarik pada mobil yang disediakan adalah dari bagus tidaknya eksterior kendaraan. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar