Ruas Tol Surabaya - Kertosono Minim Penerangan, Waspada Saat Melintas Malam Hari

Berita Otomotif

Ruas Tol Surabaya - Kertosono Minim Penerangan, Waspada Saat Melintas Malam Hari

SURABAYA – Jalan Tol Trans Jawa sudah tersambung, namun banyak informasi yang mengatakan bahwa perjalanan di malam hari akan menjadi lebih berbahaya karena jumlah penerangan dinilai kurang.

Mendengar informasi tersebut, kami pun mencoba untuk melintasi ruas tol Trans Jawa dari Surabaya ke Kediri (exit tol Kertosono) saat malam hari. Perjalanan tersebut dimulai sekitar pukul 20.00 WIB hingga pukul 22.15 WIB.

Saat memasuki jalan tol Bandara Juanda-Surabaya, penerangan terbilang cukup terang dengan kondisi jalan yang terbilang cukup halus. Marka jalan pun dapat terbaca dengan baik karena sepertinya baru dilakukan pengecatan ulang.

Namun saat perjalanan terus bergerak ke Selatan, lampu lalu lintas pun memang seakan menghilang. Penerangan jalan hanya muncul ketika menjelang gerbang tol, kemudian tak berapa lama lampu penerangan kembali hilang. Kondisi tersebut menyebabkan pengemudi harus mengandalkan lampu depan sebagai penerang.

Tak hanya itu, minimnya penerangan jalan juga cukup menyulitkan pengemudi untuk membaca rambu lalu lintas yang terpasang di sisi jalan. Bagi pengemudi yang tidak pernah melalui jalur ini disarankan untuk memanfaatkan fitur GPS. Pastikan juga lampu berada dalam kondisi yang baik.

Jalanan yang sepi pun membuat pengemudi kendaraan menjadi lebih terpancing untuk menekan pedal gas lebih dalam. Tidak jarang kendaraan memberikan lampu dim dari jarak jauh ketika hendak menyalip kendaraan lain.

Meski minim penerangan, tidak bisa dipungkiri bahwa perjalanan menjadi lebih cepat dibandingkan menggunakan jalan arteri kendaraan. Surabaya-Kediri yang sebelumnya harus ditempuh sekitar 3-4 jam kini bisa ditempuh hanya dalam waktu 2-3 jam. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support