Mazda Cuma Jual Mobil Hybrid dan Listrik Mulai 2030

Berita Otomotif

Mazda Cuma Jual Mobil Hybrid dan Listrik Mulai 2030

HIROSHIMA – Mazda bakal mengubah seluruh model mereka jadi mobil hybrid atau listrik, 12 tahun dari sekarang.

Mazda Motor Corporation memublikasikan rencana tersebut pada Selasa (2/10/2018). Pabrikan asal Jepang ini menegaskan bahwa mobil bermesin konvensional tidak mereka tawarkan lagi mulai 2030.

Sebagai gantinya, Mazda bakal memproduksi dan menjual mobil hybrid maupun listrik. Mobil hybrid diproyeksikan menjadi kontributor penjualan utama.

“Pada 2030, Mazda memperkirakan mobil pembakaran dalam yang dikombinasikan dengan sistem penggerak listrik menyumbang 95 dari total produksi kendaraan. Sementara itu, mobil listrik hanya 5 persen,” ungkap pihak Mazda dalam pernyataan resmi mereka.

Pabrikan otomotif yang bermarkas di Hiroshima tersebut membeberkan bahwa mobil listrik pertama mereka akan dirilis pada 2020. Mobil listrik Mazda sendiri kelak terdiri dari dua jenis sistem penggerak. Satu di antaranya hanya bermodalkan baterai, sedangkan lainnya dipersenjatai baterai plus penambah jarak tempuh (range extender) yang mendapat suplai daya dari mesin rotary.

Sayangnya, tidak disebutkan perkiraan volume produksi mobil hybrid serta mobil listrik Mazda pada 2030. Tidak dijelaskan pula jumlah model hybrid dan listrik baru yang ingin mereka luncurkan di masa depan.

Mazda menambah jumlah pabrikan otomotif yang ingin mengurangi mesin konvensional dan bertransisi ke mobil hybrid, baik versi reguler biasa maupun plug-in serta mobil listrik. Salah satu contohnya adalah Volkswagen yang berambisi memproduksi tiga juta unit mobil listrik secara global pada 2025.

Transformasi tersebut didorong kebijakan berbagai negara maju yang ingin mengubah arah industri otomotif mereka menjadi mobil listrik. Bahkan, negara berkembang seperti Indonesia sedang menggodok regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) yang berisi insentif bagi mobil hybrid dan mobil listrik. Diperkirakan, regulasi tersebut terbit pada 2018.

Tuntutan pasar global membuat pabrikan ‘pembela’ mobil hidrogen seperti Toyota pun akhirnya beralih ke riset dan pengembangan mobil listrik. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar