Ini 5 Cara Merawat Aki Basah Agar Awet

Panduan Pembeli

Ini 5 Cara Merawat Aki Basah Agar Awet

JAKARTA - Perhatiakan 5 hal berikut ini jika Anda masih menggunakan aki basah pada mobil atau sepedamotor agar kondisinya selalu prima alias tidak cepat soak.

Meski sekarang jamannya aki kering yang no maintenance alias tanpa perlu perawatan, masih banyak juga pemilik kendaraan menggunakan aki basah. Alasannya tentu dari sisi harga, aki basah jauh lebih murah namun butuh perhatian ekstra alias Anda harus selalu memperhatikan kondisinya.

Karena jika Anda lengah, sama sekali tidak memperhatikannya ada beragam masalah mengintai. Mulai dari susah untuk starter atau menghidupkan kendaraan hingga kemungkinan aki basah meledak saat digunakan. Ini tentu akan merepotkan Anda dan bakal merusak kendaraan.

Sedikitnya ada 5 langkah perawatan yang harus Anda lakukan bila menggunakan aki basah agar tegangannya selalu terjaga. Perhatikan langkah-langkah berikut ini, segera lakukan perbaikan jika ada masalah.

1. Periksa Aki Basah Anda Secara Rutin

Dibutuhkan ketelitian saat memeriksa kondisi aki Anda. Pastikan tidak ada bagian bodi aki yang retak. Kemudian periksa juga kepala aki pastikan tidak ada kerak putih (Jika ada lihat langkah 2), hal ini bisa dilakukan sambil memeriksa terminal aki, pastikan tidak berkarat serta kendor.

Periksa juga tutup terminal yang biasanya terbuat dari karet. Jangan lupa cek kabel aki, pastikan tidak ada yang mengelupas, hal ini berisiko menimbulkan bahaya dan melemahnya arus listrik.  

merawat aki basah
2. Bersihkan Kerak Putih di Kepala Aki Basah
Kerak putih yang ada pada kepala aki terjadi karena oksidasi pada cairan aki basah yang mengandung asam sulfat (H2SO4). Kerak putih ini biasa muncul di terminal kepala aki plus (+), sifatnya korosif dan harus dibersihkan.

Cara yang paling mudah adalah dengan menyiramkan air panas ke kepala aki. Namun sebaiknya agar lebih aman, lakukan penyiraman air panas setelah aki basah dilepas dan diturunkan dari mobil. Untuk menghindari karat pada kepala aki dan terminal, beri sedikit gemuk atau grease.

3. Cek Kondisi Cairan Aki Basah
Air aki merupakan cairan elektrolit dan punya peran besar pada kinerja Aki basah. Cairan ini bekerja untuk menghantarkan arus listrik, jika tidak tepat ukurannya tentu berpengaruh pada arus listrik yang dihasilkan.

Air aki dapat berkurang karena penguapan karena hawa panas dari mesin. Dan bisa juga tiba-tiba berkurang karena ada kerusakan pada aki basah.

Kasus yang sering terjadi jika air aki habis dan kering adalah aki akan meledak. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan, terutama kap mesin ada akan penyok dan ruang mesin kotor karena cipratan air aki yang meledak. Jadi pastikan ketinggiannya sesuai ukuran yang tertera pada bodi aki.

cara merawat aki basah
4. Hidupkan Mobil Secara Teratur
Sebaiknya Anda menghidupkan mobil secara rutin atau teratur. Hal ini agar arus listrik pada aki terus terisi oleh alternator agar kondisnya daya listriknya selalu prima.

Jika tidak digunakan, setidaknya hidupkan mobil 10 menit, dalam seminggu setidaknya 2-3 kali. Jika Anda rajin melakukan hal ini, kondisi aki akan selalu prima dan performanya tetap bagus.
    
5. Jangan Terlalu Bebankan Aki untuk Piranti Elektronik
Sebaiknya hidupkan mesin jika ingin menggunakan perangkat elektronik seperti sistem audio. Dan matikan seluruh perangkat elektronik sebelum mematikan mesin.

Hal ini perlu dilakukan agar kerja aki hanya fokus untuk menghidupkan mobil. Semakin sedikit aki terbebani, kemungkinan besar semakin awet pula kondisinya. 

Jadi ingat selalu

  • Periksa Aki Secara Rutin
  • Bersihkan Kerak Putih di Kepala Aki
  • Cek Kondisi air aki
  • Hidupkan Mobil Secara Teratur
  • Jangan Terlalu Bebankan Aki untuk Piranti Elektronik [Ari/Idr]


Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar