Masih Andalkan RWD, Daihatsu Klaim Kebutuhan Pasar terhadap Terios Masih Ada

Berita Otomotif

Masih Andalkan RWD, Daihatsu Klaim Kebutuhan Pasar terhadap Terios Masih Ada

JAKARTA – Daihatsu Terios hingga saat ini masih mengandalkan sistem penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD). Daihatsu mengatakan kebutuhannya masih ada.

Beberapa model mobil yang ada di pasar Indonesia saat ini sudah mulai berganti penggerak roda dari sebelumnya penggerak roda belakang beralih ke penggerak roda depan (Front Wheel Drive/FWD). Sistem FWD dikatakan lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Tidak terkecuali model-model milik Daihatsu. Pada generasi teranyar model Multi-Purpose Vehicle (MPV) Daihatsu Xenia yang dirilis akhir November 2021, sistem penggeraknya berubah dari RWD menjadi FWD.

Di tengah banyaknya model mobil mendapatkan pengembangan seperti penggerak roda depan, model sport utility vehicle (SUV) Daihatsu Terios masih mengandalkan penggerak roda belakang.

Menanggapi hal tersebut, Rudy Ardiman selaku Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan kalau kebutuhan pasar akan SUV penggerak roda belakang ini masih ada.

“Pasarnya masih baik dan bagus, artinya ada kebutuhan (Terios RWD) yang kita harus penuhi di masyarakat,” jawabnya di sela acara konferensi pers Daihatsu Dress Up e-Challenge 2022 di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (3/11/2022).

Tri Mulyono, Marketing Planning and Sales Operation Support Department Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation, menambahkan sampai sekarang penjualan Terios masih stabil.

“Penjualan Terios sekarang kurang lebih di 1.500 unit per bulan. Trennya mendekati akhir tahun juga masih stabil di angka itu. Jadi secara demand memang masih cukup baik,” ungkap Tri.

Meski begitu, Rudi mengungkapkan tidak menutup kemungkinan bahwa Terios akan dilakukan pembaruan.

Ia mengatakan pihaknya masih mempelajari lebih lanjut mengenai kebutuhan pasarnya, sembari berfokus pada pemenuhan permintaan Terios saat ini.

“Kita masih studi terus. Tadi kita sudah sampaikan, kebutuhannya itu masih ada, dan 1.500 unit per bulan itu besar loh. Apalagi kalau digabung dengan (Toyota) Rush yang satu tipe. Jadi permintaannya masih banyak. Kita masih fokus untuk surfing market yang ada sekarang,” terang Rudi.

Daihatsu Terios, yang merupakan “saudara kembar” dari Toyota Rush, pertama kali diluncurkan di pasar Indonesia pada 2006. Dari waktu debutnya hingga sekarang, baru ada dua generasi Terios yang dirilis.

Generasi keduanya meluncur pada akhir 2017. Dengan kata lain, Terios generasi teranyar sudah berumur lima tahun, dan masih setia menggunakan RWD. [ABP/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<

Download Aplikasi Mobil 123 di iOS atau Android untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini!



Andrew Barnabas Panggabean

Andrew Barnabas Panggabean

Seorang penulis/penerjemah bahasa Inggris. Memulai karier sebagai Content Writer di Gojek (2017-2019), lalu bergabung ke mobil123.com pada Desember 2021.


Berita Utama


Komentar