Esemka Belum Apa-Apa, Malaysia Sudah Buat Mobil Terbang

Berita Otomotif

Esemka Belum Apa-Apa, Malaysia Sudah Buat Mobil Terbang

KUALA LUMPUR – Mobil terbang pertama Malaysia rencananya akan rampung pada akhir tahun 2019.

Datuk Seri Mohd Redzuan Md Yusof, Entrepreneur Development Minister Malaysia mengatakan bahwa pihaknya berharap bisa menampilkan kendaraan ini pada pameran penerbangan di Jepang pada September. Ketika itu, Ia akan membawa prototype dari mobil terbang pertama Malaysia.

“Saya akan ke Jepang pada bulan September untuk mengikuti pemeran penerbangan dan saya berharap dapat melihat mobil terbang tersebut rampung (bisa terbang) pada akhir tahun. Dan apakah mobil terbang bisa diluncurkan akhir tahun, itu akan sangat tergantung dengan ekosistem dari mobil terbang,” ungkapnya di sela-sela acara SME Leadership Conference 2019.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tengah membicarakan tentang mobil terbang ke berbagai kementerian lainnya. Tujuannya adalah untuk bisa mengeluarkan regulasi terkait mobil terbang di negara tersebut.

Mobil terbang adalah inisiatif kami. Kami harus menciptakan industri mobil terbang di Malaysia. Untuk itu, kami juga harus memiliki regulasi sendiri,” tambahnya.

Bila mobil terbang tersebut telah selesai dibuat, maka tahun ini Malaysia telah melakukan langkah besar dalam dunia otomotif. Pasalnya Malaysia baru-baru ini juga telah menunjuk DreamEGDE sebagai perusahaan baru untuk membangun kendaraan listrik yang prototypenya direncanakan akan rampung pada tahun ini.

Ini menunjukkan bahwa negeri tersebut memang tengah berusaha untuk mengembangkan dunia otomotif. Kondisi ini jauh lebih baik ketimbang dengan Indonesia yang hingga kini masih menunggu kepastian dari peluncuran Esemka yang digadang sebagai mobil nasional. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar