Lomba Desain Mobil Pedesaan Meningkatkan Kreasi Anak Bangsa

Berita Otomotif

Lomba Desain Mobil Pedesaan Meningkatkan Kreasi Anak Bangsa

JAKARTA - Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) dan Institut Otomotif Indonesia (IOI) telah mengumumkan lima desain kendaraan pedesaan. Ajang ini diharapkan bisa melahirkan berbagai prototipe kendaraan pedesaan di masa datang.

Menurut Made, pengembangan dan desain alat angkut atau kendaraan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan mobilitas hasil produk ekonomi pedesaan seperti pertanian dan peternakan, tapi juga sekaligus untuk meningkatkan produktivitas. Oleh karena itu, desain kendaraan akan disesuaikan dengan kondisi geografis dan karakter perekonomian masing-masing daerah.
 
“Desain kendaraan harus fleksibel, tidak hanya bisa mengangkut hasil produk pertanian atau peternakan, tapi juga untuk digunakan untuk alat-alat produksi seperti alat-alat pertanian,” kata Made.

Pengembangan alat angkut desa ini merupakan program Kemenperin sehingga lisensinya ada di instansi pemerintah ini. Setiap daerah berpotensi mengembangkan kendaraan pedesaan dengan menggunakan lisensi dari kementerian.

“Ini agar potensi pasar kendaraan ini bisa diarahkan untuk pengembangan industri kecil menengah atau IKM di setiap daerah. Dan diharapkan dalam implementasi kendaraan pedesaan ini akan dijalankan oleh pelaku industri domestik,” kata Made.

Made Dana mengatakan, untuk mengikuti lomba desain ini peserta telah menyampaikan proposalnya ke IOI dan telah diseleksi oleh para juri yang berasal dari berbagai unsur, termasuk dari jurnalis.

Bagi peserta yang berhasil dalam tahap seleksi, akan diberi bantuan dana Rp 5 juta untuk mewujudkan desainnya dalam bentuk mock up sederhana (1:5), selanjutnya mock up akan dipamerkan pada Expo Industri Kreatif Mobil dan Motor 2017 di Bali yang akan dibuka Menperin Airlangga Hartato, dan akan dilakukan penjurian untuk menentukan pemenangnya.

Sejalan dengan Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035, pemerintah telah menetapkan industri alat transportasi atau otomotif sebagai salah satu andalan untuk mendukung Indonesia menjadi negara industri yang berdaya saing kuat pada 2035.

Dalam RIPIN ditetapkan, pada 2020 mendatang kontribusi industri manufaktur nonmigas terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto  (PDB) yang kini sebesar 21,2 persen menjadi 30 persen pada 2035. Untuk itu dibutuhkan laju pertumbuhan industri ini dari saat ini sebesar 6,8 persen menjadi 8,5 persen pada 2020, kemudian naik 9,1 persen pada 2025 dan mencapai 10,5 persen pada 2035.

Salah satu sektor yang menjadi andalan untuk mencapai sasaran tersebut adalah industri otomotif yang dalam 10 tahun terakhir ini berkembang pesat. “Kontribusi industri otomotif terhadap PDB nantinya diharapkan bisa mencapai 8-10 persen, dari saat ini baru sekitar 3%,” tutup Made Dana. [Ikh]

Temukan mobil idaman di Mobil123        
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



M Ikhsan

M Ikhsan

Pria ini sangat menyukai dunia otomotif karena sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Seperti para jurnalis otomotif lainnya, saya suka‬ pekerjaan yang mendetail dan suka dengan aktivitas outdoor yang penuh tantangan. Impian saya adalah mengoleksi supercar Italia, meski sekarang hanya bisa mengoleksi die cast. Tapi saya percaya suatu saat nanti, satu supercar akan terparkir di garasi rumah. ‎


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support