Lockdown Pandemi Covid-19 Selama 2020 Picu Kebut-Kebutan, Kecelakaan Fatal Meningkat

Berita Otomotif

Lockdown Pandemi Covid-19 Selama 2020 Picu Kebut-Kebutan, Kecelakaan Fatal Meningkat

DETROIT - Lockdown pada 2020 membuat angka kecelakaan dan kematian di Amerika Serikat, jalanan sepi serta berukurangnya patroli Polisi dimanfaatkan untuk kebut-kebutan di jalan raya ditambah banyak pengemudi yang mabuk.

The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) baru-baru ini menerbitkan data peningkatan korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang 2020. Hasilnya cukup mengejutkan, meski kondisi lalu lintas lebih sepi, namun jumlah korban tewas meningkat.

Lockdown dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ternyata dimanfaatkan banyak orang tidak bertanggung jawab untuk melakukan kebut-kebutan dan berakibat fatal. NHTSA menyebutkan pada sembilan bulan pertama 2020 jumlah tewas naik 4.6 persen.

Tercatat 28.190 orang tewas pada Januari-September 2020, naik dari 26.941 orang di periode yang sama di 2019. Dan berdasarkan beberapa berita kecelakaan di seluruh Amerika Serikat, sepertinya angka akan terus bertambah hingga akhir 2020 yang datanya baru akan diterbirkan sekitar Maret-April 2021.

Pihak berwajib memberi catatan pada peningkatan perilaku mengemudi berisiko yang berkembang di masa awal pandemi Covid-19. Jalanan sepi dan petugas juga sedikit yang berjaga memicu orang-orang tidak bertanggung jawab melakukan kebut-kebutan di jalan umum.

kecelakaan maut di masa pandemi covid-19
"Data awal menunjukkan bahwa selama keadaan darurat kesehatan nasional, lebih sedikit orang Amerika mengemudi tetapi banyak dari mereka mengambil risiko (kebut-kebutan) dan mengalami kecelakaan fatal," kata NHTSA pada sebuah keterangan resminya.

Data lain dari NHTSA menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kecepatan kendaraan sebesar 22% di beberapa wilayah metropolitan dibandingkan jumlah sebelum pandemi. Dan pada sebuah penelitian menemukan bahwa 65% pengemudi yang dirawat karena cedera akibta kecelakaan parah ternyata dalam pengaruh obat-obatan terlarang atau alkohol. Plus disebutkan terjadi penurunan kedisiplinan untuk menggunakan sabuk pengaman. 

Langkah yang dilakukan NTHSA kemudian adalah memberikan himbauan dasar dan sederhana kepada masyarakat untuk tidak mengemudi saat di bawah pengaruh obat-obatan atau alkohol. Mengunakan sabut pengaman dan mengurangi kecepatan agar tetap aman serta pastikan anak-anak duduk di kursi sesuai ukuran. 

Sementara kecelakaan lalu lintas di Indonesia sepanjang Januari-Oktober 2020 juta tergolong tinggi. Jumlahnya disebutkan sudah melampaui korban bencana alam.

Dari data kepolisian, selama periode Januari-Oktober jumlah kecelakaan lalulintas mencapai 83.715 kejadian. Korban meninggal dunia tercatat 19.320 jiwa, luka berat 8.995 orang, luka ringan 95.134 orang. Sedangkan untuk kerugian materiil Rp. 163.339.918.003.  [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar