Tol Sumatera Siapkan Underpass untuk Gajah

Berita Otomotif

Tol Sumatera Siapkan Underpass untuk Gajah

JAKARTA – Pembangunan Jalan Tol Tras Sumatera (JTTS) Ruas Pekanbaru-Dumai dipastikan akan melintasi Suaka Margasatwa Balai Raja.

Pembangunan ruas tol ini tentunya akan menjadi lebih sulit karena Suaka Margasatwa Balai Raja merupakan lokasi untuk melestarikan gajah sumatera. Setidaknya, ada delapan kantung gajah dengan masing-masing terdapat sekitar 50 ekor gajah. Kantung gajah tersebut nantinya akan bersilangan dengan jalur tol yang akan dibangun.

Untuk itu, pembangunan JTTS nantinya akan menyiapkan lima underpass untuk dilintasi para gajah. Under pass tersebut akan memiliki lebar 40 meter dan tinggi mencapai 5,1 meter. Bagian kanan kiri perlintasan gajah akan dibatasi dengan pagar pengaman.

Dengan demikian, habitat gajah akan tetap terjaga meski jalan tol telah resmi beroperasi. Tak hanya itu, keselamatan pengguna jalan tol pun akan lebih terjamin karena diharapkan tidak ada gajah yang masuk ke jalan tol.

Meski demikian, kondisi gajah sumatera di Suaka Margasatwa Balai Raja saat ini memang cukup menyedihkan. Pasalnya, sejumlah lahan Suaka Margasatwa Balai Raja sudah beralih fungsi menjadi pemukiman warga, gedung pemerintahan dan kebun kelapa sawit. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, Suaka Margasatwa Balai Raja awalnya memiliki lahan seluas 18.000 ha dan kini tersisa hanya 150 ha.

Ironinisnya lagi, gajah dinilai sebagai hama bagi masyarakat di sana. Padahal, Suaka Margasatwa Balai Raja hadir untuk melestarikan gajah. Salah satu bukti adalah kematian Dita, gajah sumatera betina yang tewas karena masuk jebakan jerat. Jebakan tersebut dipasang agar gajah tidak merusak lahan kelapa sawit.

Kini, dibangunnya jalan tol di lokasi Suaka Margasatwa Balai Raja tentunya akan memberatkan kondisi gajah. Selain underpass, Pemerintah harus lebih memperhatikan kesejahteraan gajah agar mereka tetap lestari di masa depan. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar