Lebih Paham Performa Mesin Mobil, Ini Arti Horsepower dan Torsi

Panduan Pembeli

Lebih Paham Performa Mesin Mobil, Ini Arti Horsepower dan Torsi

Ketika ingin membeli sebuah mobil, salah satu faktor yang dilihat adalah performa mesin. Kebanyakan pabrikan mobil akan memaparkan performa mesin dari produk mereka dengan menginformasikan horsepower (HP) dan torsi maksimal.

Untuk para penggemar otomotif, istilah horsepower atau bisa disebut tenaga kuda dan torsi harusnya sudah familiar di telinga. Namun, belum tentu bagi orang awam yang baru ingin memiliki kendaraan pertama. Bahkan tidak jarang orang yang mengartikan tenaga kuda dan torsi itu sama, padahal keduanya memiliki arti yang berbeda walaupun saling berkaitan.

Lantas, apa arti dari horsepower dan torsi? Untuk tahu lebih dalam, simak uraian singkatnya berikut ini.

Pengertian Torsi

Torsi adalah gaya putar yang dihasilkan untuk menggerakkan sebuah benda. Dalam mesin, gaya putar atau torsi yang dimaksud adalah perputaran pada ujung piston mesin.

Torsi berpengaruh dalam kemampuan mesin menggerakkan mobil dari keadaan diam. Semakin besar nilai torsi, mobil akan semakin mudah untuk mulai berakselerasi.

Satuan ukur yang digunakan untuk mengukur torsi adalah Newton Meter (Nm).

Torsi akan sangat penting tergantung dengan beban mobil. Semakin berat beban kendaraan tersebut, gaya torsi yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan harus lebih besar. Maka dari itu, mobil-mobil besar sekelas SUV atau kendaraan berat macam bus atau truk dibekali mesin yang mampu menghasilkan torsi besar.

Pengertian Horsepower

Secara terjemahan Bahasa Indonesia, horsepower berarti tenaga kuda. Tenaga adalah gaya yang dihasilkan dalam jangka waktu tertentu. Dalam rumus perhitungannya sudah ada faktor waktu, sehingga tenaga berperan penting dalam kecepatan sebuah kendaraan.

Sebenarnya ada banyak satuan unit untuk mengukur tenaga, misalnya HP, Break Horsepower (BHP), Pferdestarke (PS), dan kilowatt (kW).

Untuk mobil, satuan unit tenaga yang paling lazim digunakan adalah HP karena sejarahnya, kereta-kereta yang dipakai sebagai alat transportasi dulu menggunakan kuda untuk bergerak.

Mengutip Wikipedia, ukuran tenaga 1 HP itu cukup besar, setara dengan 735,5 – 745,7 watt. Namun sekarang sudah ada penyelarasan pengukuran hitungan daya kuda menjadi 746 watt.

Seperti yang dikatakan tadi, tenaga merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kecepatan suatu benda. Tenaga diperlukan untuk mempercepat perputaran torsi piston di dalam mesin, sehingga membuat mobil bergerak lebih cepat. Makanya mobil-mobil pada segmen sportscar memiliki mesin yang dapat menghasilkan tenaga besar dan kuat hingga ribuan HP.

Kaitan Tenaga dengan Torsi

Dari pengertian di atas sudah sangat jelas bahwa tenaga dan torsi itu berbeda. Meskipun berbeda, keduannya tetap saling berkaitan dengan akselerasi dan kecepatan mobil.

Pertama, torsi berperan penting untuk menggerakan mobil dari keadaan diam.

Mari ambil contoh sebuah mobil matik yang sedang menyala. Di dalam mesinnya yang sedang bekerja, gaya torsi tetap dihasilkan, namun belum cukup besar untuk menggerakan beban mobil.

Ketika pedal gas mulai ditancapkan, suplai bensin akan membuat aktivitas pembakaran dalam mesin bertambah, sehingga menghasilkan tenaga yang membuat torsi dalam mesin bertambah juga, sehingga mobil mulai bergerak.

Setelah mobil bergerak, berikutnya adalah membuat mobil bertambah cepat. Di sinilah tenaga memiliki pengaruh.

Saat pedal gas diinjak lebih dalam, pembakaran dalam mesin lebih banyak dari sebelumnya, sehingga menghasilkan tenaga yang lebih kuat untuk menggerakkan mobil lebih cepat.

Untuk mencapai kecepatan yang tinggi, tenaga yang dibutuhkan akan sangat besar. Besar kecilnya tenaga ini dipengaruhi oleh waktu yang menentukan kecepatan tertentu pada mobil.

Mana yang Lebih Penting?

Salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah di antara keduanya, mana yang lebih penting untuk sebuah mobil? Memiliki torsi yang besar atau tenaga yang besar?

Jawaban dari pertanyaan tersebut sebenarnya relatif, tergantung dengan kebutuhan dan referensi masing-masing orang.

Misalkan, jika seseorang ingin mempunyai mobil yang dapat berakselerasi tinggi, berarti yang perlu dipertimbangkan adalah yang dapat menghasilkan HP tinggi, seperti mobil sport atau balap.

Di lain sisi, jika seseorang membutuhkan mobil yang digunakan untuk aktivitas mengangkut beban lebih setiap harinya, contoh mobil penumpang atau mobil barang, maka yang bisa diperhatikan dari spesifikasi performa mesin adalah angka torsinya.

Torsi yang berangka besar menandakan kendaraan masih mampu bergerak meskipun beban yang ditanggung besar.

Tips Meningkatkan Performa Mobil

Mengenai kinerja mesin mobil, pastinya ada perbedaan antara mobil keluaran lama dan baru. Mobil yang masih baru tentunya memiliki akselerasi dan performa yang masih tangguh, feel berkendaranya masih enak dan nyaman.

Tapi, semakin sering mobil dipakai, lama-kelamaan performa tersebut akan drop. Layaknya pikiran dan tubuh manusia, mobil akan tua dan mesinnya juga rentan bermasalah, sehingga tenaga dan torsi yang dihasilkan juga menurun.

Untuk mencegah performa mesin berkurang, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Dengan melaksanakan beberapa hal di bawah ini, bisa dipastikan kinerja mesin akan lebih awet dan bandel, bahkan bisa meningkat, untuk jangka waktu yang lama.

  • Pilih Bahan Bakar yang Sesuai

Setiap mobil disematkan mesin dengan tipe yang berbeda-beda. Oleh karena itu, bahan bakar yang digunakan juga berbeda berdasarkan mesin tersebut.

Biasanya, setiap pabrikan mobil menginfokan jenis bahan bakar standar dengan nilai oktan minimal yang dibutuhkan oleh masing-masing produknya.

Bahan bakar dengan nilai oktan yang tinggi sangat baik untuk mesin mobil. Semakin tinggi nilai oktannya, proses pembakaran dalam mesin akan lebih efisien, dan tenaga yang dihasilkan mobil akan lebih besar.

Selain itu, tidak disarankan untuk sering membiarkan tangki bensin dalam keadaan hampir kosong, karena dapat berpengaruh negatif pada kondisi mesin.

  • Pastikan Filter Udara Mesin Bersih

Selain bahan bakar, udara juga penting dalam proses pembakaran dalam mesin. Kandungan oksigen yang diserap ke dalam bahan bakar akan memengaruhi kesempurnaan proses pembakaran tersebut.

Udara yang masuk ke ruang pembakaran harus bersih, makanya sebelum dialirkan ke mesin, udara harus disaring terlebih dahulu. Ini agar ruang pembakaran dalam mesin tetap bersih dan tidak berkerak.

Sama dengan filter-filter lainnya, filter udara akan kotor seiring dengan waktu pemakaian. Oleh karena itu, filter udara perlu diganti secara berkala.

Untuk menghasilkan tenaga yang lebih optimal, pasang filter udara yang lebih besar. Dengan begitu, jumlah udara yang masuk ke pembakaran mesin lebih banyak, dan tenaga yang dihasilkan akan lebih besar.

Busi (Foto: Toyota)

  • Cek Sistem Pengapian Mesin

Sesudah bahan bakar dan udara dalam ruang pembakaran, sistem pengapian juga perlu diperhatikan agar prosesnya berjalan stabil dan baik. Jika sistem pengapian tidak stabil, mobil akan terasa lebih berat atau tersendat-sendat ketika dibawa berkendara.

Beberapa alasan tidak stabilnya sistem pengapian adalah busi yang sudah tua, atau aliran listrik ke koil dan injektor yang tidak stabil.

Maka dari itu, cara untuk menanggulangi ketidakstabilan tersebut adalah dengan mengecek busi dan sistem kelistrikan mobil, terutama aki dan kabel busi, serta menggantinya jika dinilai sudah tua atau rusak.

  • Kurangi Beban Mobil

Hal sederhana yang bisa dilakukan untuk meningkatkan performa mesin adalah dengan mengurangi beban mobil.

Ini bisa dilakukan dengan mengeluarkan barang-barang yang tidak dibutuhkan dari mobil. Cara lainnya adalah mengganti pelek dan ban mobil dengan yang lebih ringan. Dengan begitu, berat beban yang dipikul mobil lebih enteng, sehingga lebih mudah untuk mempercepat lajunya.

  • Cuci Mobil Secara Rutin

Mungkin kedengarannya tidak ada kaitannya, namun kebersihan mobil ternyata dapat berpengaruh pada performa mesin. Percaya atau tidak, debu-debu dan kotoran yang menempel pada mesin dapat menyebabkan penyumbatan, sehingga menganggu kinerja mesin.

Maka dari itu, pastikan mobil tetap bersih dengan rajin mencucinya, atau bawa ke salon mobil secara rutin.

  • Gunakan Knalpot Bebas Hambatan

Cara yang dibilang lebih ribet, yaitu mengganti saluran pembuangan gas sisa pembakaran mesin atau knalpot. Knalpot bawaan bisa diganti dengan yang lebih besar atau bertipe bebas hambatan (free flow).

Dengan menggunakan knalpot bebas hambatan ini, tenaga mesin bisa bertambah 5 hingga 10 HP.

  • Rajin Servis Mobil

Hal terakhir yang perlu dilakukan agar performa mesin mobil tetap awet adalah rutin melakukan servis berkala di bengkel.

Supaya hasil servisnya lebih maksimal, bawa mobil ke bengkel resmi. Reputasi bengkel resmi pastinya sudah terjamin, jadi tentunya pengerjaannya akan lebih bagus dari bengkel-bengkel lain. [ABP/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil bekas <<<<<



Andrew Barnabas Panggabean

Andrew Barnabas Panggabean

Seorang penulis/penerjemah bahasa Inggris. Memulai karier sebagai Content Writer di Gojek (2017-2019), lalu bergabung ke mobil123.com pada Desember 2021.


Berita Utama


Komentar