Larangan Mudik Berlaku, Luhut: Sanksi Terberat Masih Disuruh Putar Balik

Berita Otomotif

Larangan Mudik Berlaku, Luhut: Sanksi Terberat Masih Disuruh Putar Balik

BEKASI - Luhut Binsar Panjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menegaskan bahwa saat ini belum ada denda sebesar Rp 100 juta untuk yang melanggar larangan mudik.

Hal ini Ia sampaikan saat pengecekan hari pertama pemberlakuan penyekatan yang dilakukan oleh Polri dalam gelaran Operasi Ketupat 2020. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan pembatasan kendaraan masuk dan keluar Jakarta, sekaligus upaya pencegahan larangan mudik berjalan lancar.

"Untuk sanksi lupakan dululah, soal ini tadi sudah disampaikan oleh Dirlantas Polda Metro, bahwa sanksi terberat suruh putar balik. Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian," tegas Luhut yang saat ini juga menjabat sebagai Plt Menteri Perhubungan.

Dalam pengecekan yang dilalukan di KM 33 exit Gerbang Tol Cikarang Barat ini, Luhut menyebutkan bahwa masih banyak kekurangan dalam penyekatan ini. Untuk itu, Ia bersama instansi terkait akan melakukan evaluasi untuk pelaksanaan selajutnya.

"Kami tadi sudah lihat dan masih ada beberapa kekurangan, jadi besok sore kita akan evaluasi kembali bersama Kakorlantas," ujar Luhut kemudian.

Ia pun menambahkan bahwa penyekatan yang dilakukan hanya untuk menghindari orang mudik ke keluar dari zona merah. Untuk mereka yang hendak bekerja ataupun melakukan perdagangan maka masih akan diberi ijin melintas.

"Jadi yang dilarang banyak kendaraan pengangkut orang mudik, itu intinya," pungkas Luhut.

Presiden Joko Widodo resmi melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halamannya. Langkah ini dilakukan untuk menghambat meluasnya penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hingga berita ini dibuat, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 8.211. Dari jumlah tersebut, 6.520 orang dirawat, 689 orang meninggal dan 1.002 orang dinyatakan sembuh. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar