Kurang Laku, Honda Stop Jualan Mobil Baru di Negara Ini

Berita Otomotif

Kurang Laku, Honda Stop Jualan Mobil Baru di Negara Ini

MOSCOW - Honda telah memutuskan untuk berhenti jualan mobil-mobil baru di Rusia tahun depan, masalah pada pandemi Covid-19 dan juga memang penjualan produk di sana tergolong berat alias kurang laku.

Honda mengakui keputusan ini diambil adalah bagian dari upaya mereka untuk merestrukturisasi operasi global di dengah pandemi Covid-19. Dengan beberapa indikator dan pertimbangan, Honda tidak akan menjual mobil-mobil baru di Rusia pada 2022.

Memang pola bisnis Honda di Rusia agak sedikit berbeda jika dibanding dengan pabrikan otomotif Jepang lain seperti Toyota dan Nissan. Honda tidak dilengkapi fasilitas pabrik atau manufaktur di Rusia, sementara Toyota dan Nissan memilikinya.

Sementara dari sisi produk, tidak seperti di Indonesia dengan line-up produk lengkap, Honda di Rusia hanya mengandalkan model SUV. Tercatat hanya Honda CR-V dan Honda Pilot yang dijual di sana.

Kurang Laku, Honda Stop Jualan Mobil Baru di Negara Ini
Dilihat dari jumlah penjualan di Rusia, Honda seakan tidak bisa bersaing. Pada bulan lalu tercatat hanya menjual 79 unit mobil, terjadi penurunan 50 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara hingga November 2020, penjualan Honda turun 15 persen menjadi hanya 1.383 unit. Sangat sedikit jika dibandingkan total mobil yang terjual di Rusia pada periode tersebut mencapai 1.3 juta unit.

Tidak diketahui pasti startegi bisnis apa yang dilakukan Honda di Rusia sehingga tidak menghadirkan fasilitas manufaktur di sana. Padahal Rusia punya pasar otomotif yang besar. Bandingkan, jika di Rusia hanya ada 1 model yakni SUV, di Indonesia sedikitnya Honda mengandalkan 16 model, mulai dari LCGC, hatchback, sedan, MPV hingga SUV.

Namun dengan tidak menjual produk baru, Honda akan benar-benar hengkang dari Rusia. Bisnis akan tetap jalan di sana, namun hanya fokus pada layanan purna jual untuk mendukung mobil-mobil yang sudah beredar serta akan menjual sepeda motor plus peralatan listrik.

Di sisi lain, Honda sendiri punya rencana di masa depan dengan tidak lagi menjual mobil berbahan bakar bensin serta diesel di Eropa pada 2023. Dan akan fokus pada mobil listrik serta hybrid. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar