Konsumen Kini Lebih Peka Terhadap Kualitas Kenyamanan Mobil

Berita Otomotif

Konsumen Kini Lebih Peka Terhadap Kualitas Kenyamanan Mobil

SINGAPURA – J.D. Power mengungkapkan bahwa saat ini konsumen mobil Indonesia semakin peka terhadap masalah pada kendaraan baru.

Masalah-masalah tersebut diantaranya adalah terkait desain dan gangguan pada kenyamanan mereka. Sebut saja seperti AC yang kurang dingin dan sebagainya sehingga produsen harus semakin berhati-hati dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Pelanggan terus semakin peka terhadap masalah desain pada kendaraan mereka. Di kota besar seperti Jakarta, di mana kemacetan parah menyebabkan pemilik kendaraan menghabiskan waktu di dalam kendaraan lebih lama. Kondisi ini menjadikan mereka lebih memperhatikan isu-isu terkait desain dan kenyamanan," jelas Srabani Bandyopadhyay, Country Manager, Indonesia dari J.D. Power.

Dalam penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa masalah paling banyak terjadi adalah AC tidak dingin atau tidak dapat mempertahankan suhu, bahan kursi lecet atau mudah kotor dan masalah pairing serta connectivity pada Bluetooth® telepon genggam. Penelitian menemukan bahwa keseluruhan jumlah masalah pada setiap 100 kendaraan di 2018 adalah 63 kasus.

Meski menemukan bahwa pelanggan kini lebih peka terhadap cacat kendaraan khususnya pada kenyamanan, J.D. Power menemukan bahwa keluhan masalah produksi justru mengalami penurunan. Masalah-masalah tersebut termasuk masalah pada speaker dan wiper kaca depan yang rusak atau tidak bekerja dengan baik, dan terdapat bau tidak sedap di bagian dalam kendaraan.

“Terlihat dari berkurangnya jumlah keluhan terhadap masalah produksi, jelas sekali OEM mendengar dan memberikan solusi bagi keluhan yang disampaikan pelanggan,” pungkasnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar