Pengguna Kendaraan Diminta Pilih Ban Secermat Pilih Jodoh, Ini Sebabnya

Berita Otomotif

Pengguna Kendaraan Diminta Pilih Ban Secermat Pilih Jodoh, Ini Sebabnya

JAKARTA – Ban adalah komponen vital yang bisa menentukan keselamatan orang - orang di dalam kendaraan. Karena itu, Michelin mewanti-wanti agar memilih ban harus secermat memilih jodoh.

Mochammad Fachrul Rozi, Customer Engineering Support Michelin Indonesia, di dalam konferensi pers Michelin Safe Mobility 2020 mengingatkan pemilik kendaraan agar benar – benar memperhatikan jenis dan kualitas ban yang mereka beli. Pasalnya, ban adalah satu – satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan.

“Ban itu satu-satunya bagian dari ribuan komponen kendaraan yang menempel ke jalan. Artinya apa pun yg anda lakukan ban akan pengaruhi performa kendaraan itu sendiri,” tukas dia dalam konferensi pers Michelin Safe Mobility 2020 pada Kamis (19/11/2020).


Secara umum ada tiga jenis ban (Highway Terrain/HT, All Terrain/AT, Mud Terrain/MT) yang bisa dipilih sesuai jenis aktivitas serta kondisi jalan yang dilalui sehari – hari. Pilihan paling aman di perkotaan dengan kondisi jalan tak merata adalah ban AT, sementara ban HT bisa dipilih oleh warga yang dalam aktivitas hariannya benar – benar melewati tol atau jalan aspal yang mulus.

“Sama kayak pilih jodoh. Jangan sampai salah pilih jodoh dan baru sadar di tengah jalan,” tandas dia.

Perawatan ban secara rutin, lanjut Rozi, juga mesti dilakukan. Sekurang – kurangnya, pengguna kendaraan mesti memeriksa dan menambah tekanan angin dua pekan sekali.

Michelin Safe Mobility 2020

Michelin sendiri kembali mengadakan kampanye berkendara di Indonesia pada tahun ini, di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Steven Vette, President Director Michelin Indonesia menjelaskan 1,35 juta orang meninggal tiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas, menurut data World Health Organization pada 2018.

Melalui kampanye keselamatan berkendara, Michelin ingin mendukung target dalam program Sustainable Development PBB. Di dalam inisiatif tersebut, jumlah kematian dan cedera akibat kecelakaan lalu lintas ingin dikurangi separuhnya pada 2020.

Akan tetapi, nama dan konsep kampanye keselamatan berkendara tahun ini harus Michelin ubah karena pandemi. Nama kegiatan bukan lagi Michelin Safety Academy seperti tahun – tahun sebelumnya, akan tetapi Michelin Safe Mobility 2020.


“Selain tetap mendorong orang menjaga keselamatan berkendara, kami meminta mereka juga untuk patuh pada protokol kesehatan. Jadi, kami ganti judulnya menjadi Michelin Safe Mobility 2020,” ujar Kartika Susanty, Head of Public Office and Press Relations Michelin Indonesia.

Kampanye Michelin Safe Mobility 2020 terdiri dari tiga sesi webinar (21 November, 28 November, 5 Desember) yang dapat diakses semua orang melalui tautan berikut. Masing – masing webinar mengangkat tema mobilitas aman, keselamatan berkendara, serta bergerak dengan aman.

Sebagai bagian dari kampanye, Michelin Indonesia memberikan pula layanan cek ban gratis bekerjasama dengan toko mitra Michelin yaitu Lautan Ban, Permaisuri Ban dan B-Quik. Adapun tanggalnya adalah 14-15 November dan 21-22 November. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar