Kia Sudah Punya 32 Dealer di Indonesia, Separuhnya Bekas Nissan

Berita Otomotif

Kia Sudah Punya 32 Dealer di Indonesia, Separuhnya Bekas Nissan

JAKARTA – Kia bergerak cepat menyebar jaringan penjualan dan purnajual mereka di Indonesia, setelah kembali beroperasi di bawah Indomobil Group sejak akhir 2019.

Ario Soerjo, Marketing and Development Head PT. Kreta Indo Artha sebagai agen pemegang merek (APM) Kia, mengatakan mereka sudah memiliki 32 dealer hingga akhir Agustus 2020. Sebanyak 22 di antaranya merupakan outlet 3S (sales, service, spare parts/penjualan, servis, suku cadang), sedangkan 10 sisanya berfasilitas 2S (service and spare parts/servis dan suku cadang).

“Komitmen kami, sampai akhir tahun memiliki dealer di 38 lokasi, baik 3S dan 2S. Mungkin, kami malah bisa sentuh angka 40 untuk 3S dan 2S di seluruh Indonesia,” ucapnya dalam Diskusi Virtual Forum Wartawan Otomotif (Forwot) pada Kamis (27/8/2020).

Setelah bangun dari 'mati suri', Kia baru menjual lima model. Adapun yang terbaru adalah Seltos yang meluncur pada Januari 2020.

Lebih lanjut, dealer Kia menurut Ario sudah terdapat di seluruh ibu kota provinsi di Pulau Jawa. Malahan, untuk pulau ini, Kia mulai masuk ke secondary city (kota terpenting kedua) seperti Malang dan Solo.

“Untuk Pulau Sumatera kami perlahan. Baru Palembang sama Medan. Di Aceh kami adanya baru bengkel. Bulan ini kami masuk ke Pulau Sulawesi dulu, dimulai dari Makassar. Di Pulau Bali kami sudah ada. Untuk Pulau Kalimantan, rencananya sampai akhir tahun kami sudah punya tempat untuk perawatan atau bengkel Kia bagi konsumen,” papar dia.

Bekas Nissan
Dalam diskusi virtual ‘Ngobral’ dengan Mobil123.com beberapa waktu lalu, Ario menjelaskan pihaknya bisa relatif cepat membangun jaringan penjualan dan purnajual berkat kekuatan Indomobil Group. Di dalam diskusi Forwot, dia merincikan lagi bahwa ada dari 32 dealer itu yang bekas outlet Nissan.

Seperti diketahui, hubungan Indomobil Group dengan Nissan sempat pasang-surut. Salah satu grup otomotif terbesar Indonesia ini pernah melepas sebagian besar kepemilikan saham di PT. Nissan Motor Indonesia (NMI), sebelum akhirnya kembali rujuk dan menjadi pemegang saham mayoritas baru-baru ini.

“Kebetulan saja sedang ada transisi di merek-merek tertentu. Indomobil lalu melihat ada lokasi-lokasi yang iddle karena lagi transisi dan mereka mempergunakannya untuk masa depan Kia. Kami hanya mendapat penugasan dari Indomobil untuk menggunakan lokasi-lokasi itu (sebagai dealer),” jelas Ario.

Dia mengaku tidak ingat persis berapa banyak bekas outlet Nissan, dari 32 dealer Kia saat ini. Akan tetapi, kontribusinya ia sebut cukup banyak.

“Dari 32 dealer 3S dan 2S Kia, mungkin separuhnya eks Nissan,” tandas dia. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar