Kia Masih Tahan Harga Demi Persaingan Meski Kurs Rupiah Lemah

Berita Otomotif

Kia Masih Tahan Harga Demi Persaingan Meski Kurs Rupiah Lemah

JAKARTA – Kia belum menaikkan harga sama sekali meski kurs rupiah sudah stabil di atas Rp 14 ribu per dollar Amerika Serikat (AS) sejak Juni. Ini dilakukan demi bisa menawarkan harga kompetitif di persaingan yang makin keras dengan hegemoni merek Jepang dan kehadiran mobil-mobil China.

Padahal, nilai tukar rupiah yang pada akhir 2017 masih di  sekitar Rp 13.500 per dollar AS sejak awal 2018 sudah menunjukkan tren pelemahan dan beberapa kali menyentuh level Rp 14 ribu per dollar AS. Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menunjukkan rupiah terpatok di atas Rp 14 ribu per dollar AS mulai 21 Juni dan pada Kamis (19/7/2018) berada di level Rp 14.418 per dollar AS.

Saat pabrikan-pabrikan lain mengaku sudah menaikkan harga atau setidaknya bersiap melakukannya dalam waktu dekat, Kia bergeming. Pabrikan Asal Korea Selatan ini masih bertahan sekuat tenaga di harga yang sama.

“Kami bertahan supaya harga yang kami pasarkan ini sesuai dengan kebutuhan persaingan di pasar. Belum ada kenaikan harga karena kurs dari awal tahun,” kata Theodorus Prawira, General Manager Sales and Network Development PT. Kia Mobil Indonesia (KMI), pasca peluncuran Kia Grand Sedona diesel, Rabu (18/7/2018) di Ancol, Jakarta.

Ia mengaku belum mengetahui sampai kapan bisa menahan harga lama. Kia, menurutnya, akan memantau kompetitor-kompetitor mereka terlebih dahulu.

“Kita mungkin lihat dan ikut kompetitor lain. Ini untuk lebih kompetitif. Kalau kompetitor lain sudah sesuaikan harga, mau enggak mau kita juga,” tandas Theodorus.

Produk Berkurang
Strategi menahan harga yang dilakukan Kia menimbulkan konsekuensi pada strategi perencanaan produk Kia di Indonesia. Merek yang satu grup dengan Hyundai itu lebih selektif mengimpor dan memasarkan model-model mereka dari Korea Selatan tahun ini demi mengurangi stok di pasar.

“Tahun lalu masih ada Sportage, Picanto, Rio, Grand Sedona, dan pick up.Sekarang ini kami masukkan Grand Sedona diesel, Grand Sedona bensin juga masih ada. Lalu Rio, Sportage, dan kendaraan komersial (Kia K2700),” tandas Theodorus  lagi.

Penjualan Kia di semester satu 2018 pun, ucap Theodorus, turun lebih dari 40 persen menjadi 239 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual