Keunggulan dan Kekurangan Toyota Starlet, Hatchback Incaran Para Kolektor

Panduan Pembeli

Keunggulan dan Kekurangan Toyota Starlet, Hatchback Incaran Para Kolektor

Setiap mobil pasti punya keunggulan dan kekurangan masing-masing, tak terkecuali pada Toyota Starlet, hatchback legendaris yang pernah meramaikan pasar otomotif Indonesia.

Hatchback merupakan salah satu mobil yang sangat banyak diminati oleh masyarakat di dunia.

Pasarnya yang besar membuat banyak pabrikan berlomba-lomba untuk menghadirkan mobil jenis ini dengan beragam keunggulan. Salah satu pabrikan mobil yang menghadirkan hatchback adalah Toyota.

Toyota memang banyak mengembangkan mobil-mobil yang cukup diterima oleh masyarakat. Hal ini disebabkan harga kendaraan yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing negara.

Salah satu hatchback Toyota yang cukup melegenda adalah Starlet. Mobil yang sempat beredar diberbagai belahan bumi ini hadir sejak 1973 dan pensiun pada 1999. Setelah itu perannya digantikan oleh Toyota Yaris yang masih diandalkan hingga sekarang.

Meski perannya sudah tergantikan, pecinta mobil Toyota Starlet tetap bertahan bahkan mobil-mobil tersebut menjadi incaran banyak kolektor. Tidak heran bila beberapa Toyota Starlet versi bekas dijual dengan harga yang cukup tinggi.

Generasi Pertama

Toyota Starlet mengawali karirnya di dunia otomotif pada 1973 di Jepang. Generasi pertama ini hadir dengan nama Toyota Starlet Publica atau P40. Menariknya, mobil ini hadir sebagai sedan 4 pintu dan coupe 2 pintu. Ketika itu, Toyota memberikan 2 pilihan mesin berkapasitas 1.000 cc dan 1.200 cc

Generasi Kedua

Pada 1978, Toyota meluncurkan generasi baru dari Toyota Starlet dan menghilangkan Publica di belakang namanya.

Pada generasi kedua ini, Toyota meninggalkan sedan dan lebih berfokus pada varian hatchback. Hal ini dilakukan karena Toyota menjadikan Corolla sebagai varian sedan mereka.

Toyota Starlet generasi kedua menggunakan sistem penggerak roda belakang dengan mesin berkapasitas 1.000 cc dan 1.200 cc. Namun pada 1983, Toyota melakukan pengembangan dengan menambahkan mesin berkapasitas 1.300 cc.

Toyota juga untuk pertama kalinya mengekspor mobil ini ke beberapa negara. Namun, usia dari generasi kedua ini berakhir pada 1984.

Generasi Ketiga

Napas Toyota Starlet generasi kedua dinilai sudah habis, sehingga Toyota meluncurkan generasi ketiga pada 1985. Mobil yang lebih dikenal dengan Toyota Starlet EP70 ini pun tidak hanya diproduksi di Jepang tapi juga dibeberapa negara termasuk Indonesia.

Toyota Stalet EP70 dibekali dengan mesin 1.000 cc, tapi pada 1986, mesin 1.300 cc mulai dikenalkan. Boleh dikatakan bahwa generasi ketiga ini merupakan salah satu masa jaya dari Toyota Starlet dan sangat diburu oleh para kolektor.

Di negara asalnya, Toyota Starlet hadir dari beragam pilihan tipe mulai dari Standard, DX, Soleil, XL, XL Lisse, S, SE, Si, Si Limited, Si Canvas Top, Ri, Turbo R hingga Turbo S.

Khusus untuk varian Ri dan Turbo R telah dilengkapi dengan body yang ringan untuk memenuhi kebutuhan balap.

Sedangkan untuk Turbo S dibuat sedemikian rupa untuk menjadi mobil yang kencang. Kemudian tipe S, Si, Si Canvas Top, Ri, dan Turbo R di hadirkan sebagai mobil 3 pintu. Sedangkan tipe lainnya ada pilihan 3 dan 5 pintu. Sementara untuk Turbo S dan Turbo R memiliki bumper yang lebih besar dan body kit.

Generasi keempat

Di Indonesia, Toyota Starlet generasi keempat adalah yang paling legendaris. Mobil ini lebih dikenal sebagai Toyota Starlet Kapsul, karena bentuknya yang membulat. Mobil ini pun menjadi salah satu kendaraan yang paling diincar generasi muda pada era 1990-an.

Ada tiga tipe mesin yang ditawarkan yaitu 16 valve 4E-F (karburator), 4E-FE (injeksi) dan 4E-FTE (injeksi dengan turbo).

Selain menjadi mobil yang diincar oleh generasi muda di masanya, mobil ini juga cukup diandalkan di berbagai kejuaraan nasional.

Generasi keempat menjadi penutup dari sejarah panjang Toyota Starlet di seluruh dunia.

Toyota Starlet dihentikan produksinya secara global pada 1998, sementara di Indonesia pada 1999.

Toyota Starlet pun digantikan perannya oleh Yaris.

Keunggulan Toyota Starlet Kapsul

Karena generasi empat adalah Toyota Starlet paling melegenda di Indonesia yang peminatnya masih cukup banyak hingga hari ini. Hal ini tidak lepas dari banyaknya keunggulan mobil yang tentunya melekat di benak penggemarnya.

Berikut ini beberapa keunggulan dari Toyota Starlet kapsul.

Desain

Tidak bisa dipungkiri bahwa desain dari Toyota Starlet Kapsul terbilang timeless dan tidak membosankan bahkan bila dibandingkan dengan mobil-mobil baru. Ini tentunya merupakan sebuah nilai lebih bagi para penggemarnya. 

Toyota Starlet

Meski tidak banyak guratan aerodinamika seperti mobil-mobil baru, Toyota Starlet memberikan kesan menarik dalam kesedehanaan. Pada eranya, mobil ini tentu terbilang sangat sporty khususnya berkat lampu depan yang cukup menarik.

Selain itu, Toyota juga memberikan sedikit garis pada bagian kap sehingga membuat mobil terasa lebih berotot.

Mesin terbukti tangguh

Ketangguhan Toyota Starlet tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya yang menggunakan mobil ini sebagai kendaraan balap dalam beragam kejuaraan nasional di Indonesia pada era 1990-an.

Ketangguhan mesin ini tentunya membuat penggemarnya menjadi percaya diri saat menggunakannya sebagai kendaraan harian.

Tak hanya itu, konsumsi bahan bakar dari Toyota Starlet juga dikenal cukup irit khususnya untuk mobil sekelasnya. Keunggulan ini memang merupakan salah satu faktor yang masih sangat diperhatikan hingga sekarang.

Perawatan Mudah

Perawatan kendaraan Toyota Starlet terbilang mudah untuk dilakukan. Bahkan perawatan berkala tak mesti dilakukan di bengkel resmi karena bengkel-bengkel umum pun bisa melakukan perawatan mobil dengan optimal.

Selain itu ketersediaan sparepart kendaraan pun terbilang masih mudah untuk ditemukan, sehingga tidak perlu khawatir bila ada penggantian komponen.

Menariknya lagi, spare part juga banyak pilihannya mulai dari genuine hingga KW dengan harga terjangkau. Semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Kekurangan Toyota Starlet

Di mana ada kelebihan, tentu ada kekurangan dari sebuah produk. Tak terkecuali Toyota Starlet.

Mobil ini tetap memiliki beberapa kekurangan yang pastinya harus menjadi sebuah pertimbangan, terutama bagi Anda yang ingin meminang versi bekasnya.

Berikut adalah beberapa kekurangan Toyota Starlet.

Toyota Starlet

Harga Terlalu Mahal untuk Kendaraan Tua

Meski merupakan salah satu mobil legendaris, tetap saja Toyota Starlet terbilang cukup mahal bila dibandingkan mobil-mobil dengan usia yang sama. Hal ini tentunya akan menjadi pertimbangan tersendiri, karena umumnya kendaraan tua memerlukan perawatan yang lebih ekstra dibandingkan dengan usia muda.

Desain Interior Standar

Toyota Starlet

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan desain interior Toyota Starlet, namun memang terbilang sangat sederhana. Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan melakukan modifikasi untuk memaksimalkan tampilan dari interior Toyota Starlet.

Suspensi Kurang Kuat

Saat membeli Toyota Starlet bekas, perhatikan dengan seksama bagian suspensi, karena karakter dari Toyota Starlet memang miliki kelemahan di bagian suspensi sehingga perlu perbaikan agar kondisinya kembali optimal.

Bila memang mendapatkan kendaraan dengan suspensi yang kurang baik, tidak usah terlalu khawatir karena bengkel suspensi biasanya bisa memperbaikinya dengan mudah dan harganya pun tidak terlalu tinggi. [Adi/Ses]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar