Ini Cara Klaim Asuransi Kendaraan yang Hangus Terbakar

Panduan Pembeli

Ini Cara Klaim Asuransi Kendaraan yang Hangus Terbakar

JAKARTA –  Untuk melakukan klaim asuransi kendaraan yang hangus terbakar ada sedikit perbedaan dengan klaim kerusakan.

Ini karena mobil yang hangus terbakar akan dimasukkan ke kategori total loss sehingga tertanggung akan mendapatkan ganti rugi berupa uang. Uang ganti rugi pun belum tentu diserahkan kepada pemilik kendaraan.

“Kalau mobilnya masih kredit maka pencairan dana asuransi akan diberikan ke leasing, bukan ke konsumen langsung. Dari sana nanti akan ada perhitungan lagi, sesuai dengan kesepakatan antara konsumen dan pihak leasing. Sementara kalau mobil sudah tunai, maka uang ganti rugi akan diserahkan kepada tertanggung,” ungkap Laurentius Iwan Pranoto, SVP Communication, Event & Service Management Asuransi Astra.

Dan berikut adalah prosedur klaim asuransi kendaraan yang terbakar di Asuransi Astra​

Dan berikut adalah prosedur klaim asuransi kendaraan yang terbakar di Asuransi Astra

  1. Laporan Kejadian
    Bisa melalui aplikasi maupun telepon customer service.
  2. Survei dan Investigasi
    Datang ke cabang asuransi terdekat untuk melengkapi dokumen yang diperlukan seperti
  • Fotokopi SIM Pengemudi
  • Fotokopi STNK
  • Surat keterangan dari kepolisian setempat
  • Petugas survei melakukan survei dan analisa klaim.
  • Jika dianggap perlu, untuk kendaraan rusak parah dilakukan estimasi kerusakan oleh bengkel atau loss adjuster.
  1. Melengkapi Dokumen Tambahan
    Jika klaim disetujui, silakan melengkapi dokumen tambahan, yaitu:
  • BPKB & faktur asli
  • 3 (tiga) lembar kuitansi
  • Surat Abandonment
  • STNK asli
  • Kunci kontak asli & serep
  1. Pembayaran Klaim
    Khusus untuk Asuransi Astra, pembayaran klaim dilakukan paling lambat 14 hari kerja setelah dokumen lengkap diterima oleh Asuransi Astra dan dibayarkan ke rekening Tertanggung. Patut diingat bila mobil terbakar karena adanya pemasangan aksesoris dan tidak dilaporkan kepada pihak asuransi maka klaim akan ditolak.

Kendaraan Berusia 5 Tahun Lebih Berisiko

Kendaraan Berusia Lebih dari 5 Tahun Lebih Rentan Terbakar
Kendaraan dengan usia lima tahun atau lebih berpotensi lebih besar untuk terbakar dibandingkan dengan kendaraan berusia lebih muda. Hal ini karena kondisi kabel di dalam mobil sudah tidak prima dibandingkan kabel di mobil berusia muda. Bila kabel sudah mengalami kerusakan, disarankan untuk segera diganti agar tidak menyebabkan terjadinya konsleting dan membuat mobil terbakar.

“Usia kabel biasanya lima tahunan. Kabel-kabel lama dan pemasangan aksesoris yang tidak tepat bisa membakar peredam dan karpet kendaraan. Jadi harus lebih hati-hati,” ungkap Thayne Finsenda Lika, Owner Dokter Mobil.

Untuk itu, tidak ada salahnya memeriksakan kondisi kabel secara berkala khususnya bagi kendaraan berusia lebih dari lima tahun. Pemeriksaan sendiri bisa dilakukan saat melakukan perawatan berkala.

“Pastikan untuk memeriksakan kabel yang terhubung dengan aksesoris kendaraan. Pastikan juga menggunakan kabel berkualitas tinggi guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Pemeriksaan kelistrikan baik kabel maupun aksesoris juga harus dilakukan oleh teknisi yang terampil dan berpengalaman agar kualitas pengerjaan lebih maksimal. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar