Kendaraan akan Diblokir Bila Terkena Tilang Elektronik

Berita Otomotif

Kendaraan akan Diblokir Bila Terkena Tilang Elektronik

BANDUNG – Polda Jawa Barat akan memblokir kendaraan yang terkena tilang elektronik sehingga pajak kendaraan tidak bisa diperpanjang.

Hal ini disampaikan oleh AKBP Efos Satria, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Barat. Dengan kebijakan ini maka pelanggar harus mengurus tilang yang menjeratnya terlebih dahulu baru bisa memperpanjang pajak kendaraan

“Kendaraan yang terkena pemblokiran itu nanti tidak bisa diperpanjang pajaknya, sehingga perlu terlebih dahulu untuk menyelesaikan proses hukum tilangnya. Selama kendaraannya tertilang, tilangnya belum diurus, kendaraan akan diblokir,” tegasnya.

Selain itu, menurut Kasubdit Gakkum, apabila sudah beralihtangan, kendaraan tersebut tetap masih diblokir apabila proses tilangnya belum diselesaikan. Sehingga pemilik baru kendaraan itu tidak bisa membayarkan pajak kendaraan tersebut.

“Ketika si pemilik baru kendaraan akan urus pajak kendaraan, kan enggak bisa tuh pajaknya diperpanjang karena harus buka blokir dulu. Nah untuk buka blokir, harus diselesaikan dulu tilangnya,” kata Kasubdit Gakkum.

Tilang Elektronik
Dalam teknis tilang tersebut, dia menjelaskan nanti kamera pengawas (CCTV) di jalan raya akan merekam apabila ada pelanggaran lalu lintas. Dari rekaman itu, kemudian petugas mencatat nomor polisi kendaraan tersebut. Setelah nomor polisinya tercatat, sistem akan mendeteksi identitas kendaraan termasuk pemiliknya. Kemudian petugas akan mengirim notifikasi ke pemilik kendaraan tersebut.

“Nanti identitas kendaraan dan pemiliknya akan terlacak. Setelah itu, petugas akan mengirimkan notifikasi ke pemiliknya, mengkonfirmasi soal pelanggaran lalu lintasnya,” ujar Kasubdit Gakkum.

Sejauh ini, Polda Jawa Barat baru berencana menerapkan sistem tilang elektronik di dua wilayah, yakni di Kota Bandung dan Kota Cirebon. Menurut dia, dengan sistem tilang elektronik itu masyarakat bakal terdorong untuk mengalihnamakan kendaraannya atas nama diri sendiri.

 “Kalau program Kapolri ini targetnya bisa dilaksanakan pada Maret nanti. Tapi yang pasti untuk pelaksanaannya akan sosialisasi dulu,” pungkasnya.

Selama ini tilang elektronik memang belum diberlakukan di seluruh wilayah. Namun, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melihat bahwa tilang elektronik berpotensi untuk meningkatkan kinerja Kepolisian dan disiplin berkendara masyarakat. Untuk itu ia berambisi untuk bisa menerapkan tilang elektronik dengan lebih luas. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar