Kecepatan Kendaraan di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Dibatasi

Berita Otomotif

Kecepatan Kendaraan di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Dibatasi

KARAWANG – Kecepatan kendaraan yang melalui jalan tol layang Jakarta – Cikamperk II dipastikan akan dibatasi.

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia menegaskan bahwa pihaknya akan membatasi kecepatan kendaraan antara 60 – 80 KM per jam. beragam fasilitas akan dilengkapi guna menjaga pengemudi tetap menjaga kecepatan berkedara tetap aman. Salah satunya adalah dengan menyiapkan CCTV di beberapa titik.

“Kami sudah menyiapkan CCTV di beberapa titik. Jadi bagi pengendara yang melebihi batas kecepatannya akan dikenakan sanksi pada saat keluar dari jalan tol. Dan kita sudah menugaskan petugas di setiap 4 km," jelasnya.

Hal tersebut pun diamini oleh Irjen Pol Drs. Istiono, Kepala Korps Lalu Lintas Polri. Ia menegaskan bahwa penerapan tilang elektronik merupakan bagian dari kerjasama antar instansi dan diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan dalam berkendara.

“Setelah peninjauan tadi, koordinasi dengan Pak Menteri, jelas area ini polisi akan berperan penegakkan hukum dengan e-TLE jadi sudah ada kerjasama antar Polri dengan instansi lain,” ujar Kakorlantas

Selain menerapkan tilang elektronik, Kakorlantas mengatakan akan menempatkan personel polisi lalu lintas di setiap putaran balik (U-Turn) dan /4 KM.

“Kemudian anggota kita, kita tempatkan di titik-titik U-Turn. Ada beberapa lokasi U-Turn akan kami siapkan di sana. mereka memberikan peringatan, pada pengguna jalan terkait batas kecepatan, mengingatkan mereka untuk keselamatan mereka,” ucap Kakorlantas.

Jalur tol layang sepanjang 39 KM ini terbentang mulai dari simpang susun Cikunir hingga gerbang tol Karawang Barat di KM 9 sampai KM 48. Tol ini akan diresmikan pada tanggal 20 Desember 2019, lebih lambat dari perkiraan sebelumnya yaitu 15 Desember 2019. [Adi/Ari]

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support