Kebutuhan Ventilator Pasien Corona Meningkat, Pabrikan Mobil Siap Alih Fungsi

Berita Otomotif

Kebutuhan Ventilator Pasien Corona Meningkat, Pabrikan Mobil Siap Alih Fungsi

BOLOGNA - Pabrikan-pabrikan mobil ternama berencana bergabung untuk memproduksi ventilator pernafasan yang dibutuhkan Rumah Sakit dalam merawat pasien Covid-19.

Darurat Corona semakin mengkhawatirkan seiring meningkatnya korban di seluruh dunia terlebih Italia. Negeri Pizza yang telah menerapkan lockdown sejak beberapa minggu lalu saat ini tercatat sebagai negara dengan korban tewas mencapai 3.400 orang.

Banyaknya korban tentu berbanding lurus dengan kebutuhan alat-alat kesehatan dan salah satu yang dibutuhkan adalah ventilator atau alat bantu pernafasan untuk Rumah Sakit. Di Italia sendiri terdapat Siare Engineering yang merupakan produsen ventilator terbesar, mereka tentu saat ini kewalahan.

Kabarnya saat ini Siare Engineering dipaksa untuk memproduksi 500 unit ventilator per bulan dari sebelumnya 150 unit. Dan atas dasar kebutuhan produksi ini mereka mulai mencari-cari cara untuk dapat meningkatkan produksi salah satunya mencoba menggandeng pabrikan-pabrikan mobil yang berada di Italia.

"Kami sedang berdiskusi dengan Fiat Chrysler Automobiles, Ferrari dan Marelli untuk membantu proses produksi yang akan melibatkan bagian elektronik. Pabrikan mobil tentu punya keahlian dalam bidang elektronik dan pnematik sehingga mereka bisa menjadi mitra yang ideal," kata Gianluca Preziosa, CEO Siare Engineering seperti dikutip dari Reuters.

Preziosa menambahkan bahwa pabrikan mobil juga punya keunggulan dalam hal pasokan suku cadang dibandingkan perusahaannya. Ini dipercaya dapat mempercepat proses produksi ventilator.

Seorang juru bicara untuk Exor, induk dari FCA dan Ferrari mengatakan bahwa pertemuan dengan Siare telah berlangsung pada hari Kamis (19 Maret 2020). Mereka berdikusi mempelajari realisasi ide tersebut. 

Dua opsi utama sedang dipertimbangkan. Pertama  untuk membantu Siare merekayasa peningkatan kapasitas di pabriknya dengan dukungan teknisi yang disediakan oleh FCA dan Ferrari. Kemungkinan lainnya adalah langsung memproduksi ventilator pernafasan tersebut ke fasiltas pabrik FCA dan Ferrari.

Ferrari sendiri kabarnya siap untuk memulai pembuatan bagian-bagian ventilator. Ini cukup menguntungkan karena pabrik Ferrari di Maranello yang terletak dekat dengan pabrik Siare. 

Di Eropa sendiri kabarnya telah terbentuk 3 kelompok. Pertama terdiri dari Meggitt yang merupakan perusahaan  komponen termasuk sistem oksigen untuk program kedirgantaraan sipil dan militer menjadi pemimpin konsorsium. Anggotanya terdiri dari GKN, memimpin satu konsorsium bersama insinyur GKN yang merupakan pembuat komponen dirgantara, produsen alat kesehatan Thales Group dan Renishaw.

McLaren, pabrikan asal Inggris juga disebut sedang memimpin kelompok untuk membuat mesin ventilator pernafasan sederhana. Dan juga Nissan yang sedang bekerjasama dengan perusahaan lainnya untuk mendukung produksi ventilator. Di Inggris sendiri disebut bahwa Boris Johnson sang Perdana Menteri berusaha menggaet Ford, Honda dan Rolls-Royce untuk melakukan hal yang sama.

Pekerjaan ini sendiri tergolong tidak mudah. Dibutuhkan kerjasama matang antara perusahaan pembuat alat kesehatan dengan pabrikan mobil yang diharapkan bisa meningkatkan kapasitas produksi

"Teknik pembuatan dan pencetakan 3D dapat membantu pembuatan komponen yang rumit. Ini juga tergantung dengan pengetahuan perusahaan yang terbiasa membuat ventilator untuk berbagi sepenuhnya bersama kami," kata Rene-Christopher Wollmann, Program and Platform Director Pininfarina.

Kabar lainnya Airbus, Grup kedirgantaraan Eropa juga tengah  berupaya membuat hal yang sama. Mereka sedang mempelajari pencetakan 3D atau dapat menggunakan fasilitas produksi milik mereka.

Tak hanya di Eropa, Pemerintah Amerika serikat disebut tengah berbicara dengan GM dan Ford untuk membuat alat bantu pernafasan. Elon Musk sang pemilik Tesla juga tidak mau ketinggalan untuk ambil bagian. dan dalam Tweet-nya mengatakan "jika ada kekurangan perusahaan pembuat mobil dan kedirgantaraan lainnya siap bergabung".

Mudah-mudah usaha yang dilakukan oleh pabrikan dunia ini membawa hasil postif. Tentunya ventilator ciptaan mereka akan membantu mengatasi kesulitan yang terjadi di seluruh dunia. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support