Jumlah Tol yang Menerima JakCard Kini Semakin Bertambah

Berita Otomotif

Jumlah Tol yang Menerima JakCard Kini Semakin Bertambah

JAKARTA – JakCard dari Bank DKI memang telah digunakan sebagai saah satu alat pembayaran tol tapi penggunaannya masih terbatas.

Kini, Bank DKI kembali bekerjasama denga PT Jasa Marga sehingga jangkauan pembayarannya pun semakin luas. Dengan demikian, pengguna jalan tol memiliki lebih banyak pilihan uang elektronik untuk melakukan pembayaran.

Dan berikut adalah ruas tol tambahan yang menerima pembayaran menggunakan JakCard

  • Ruas Tol Jakarta – Tangerang
  • Ruas Tol Jakarta Cikampek Open
  • Ruas Tol Sedyatmo (Bandara Soekarno-Hatta)
  • Ruas Tol Bocimi (Ciawi Selatan – Caringin – Cigombong)
  • Ruas Tol JORR W1
  • Ruas Tol JORR W2U
  • Ruas Tol BORR (Bogor Outer Ring Road)
  • Ruas Tol JORR E1-E3, JORR W25 dan Ulujami Pondok Aren
  • Ruas Tol JORR 5

Sebelumya, Tol yang menerima JakCard sebagai pembayaran hanyalah Ruas Tol Dalam Kota (Cawang-Tomang-Pluit) dan Ruas Tol Jagorawi. Dengan perluasan jaringan ini tentunya diharapkan pengguna JakCard akan lebih mudah untuk melakukan pembayaran.

JakCard, kartu prabayar yang diterbitkan oleh Bank DKI selama ini sudah dipergunakan secara luas sebagai e-ticketing berbagai moda transportasi layanan publik seperti TransJakarta, Mikro Trans, Angkot Jak Lingko, MRT Jakarta, LRT, hingga kereta bandara/Railink. JakCard juga menjadi alat pembayaran utama di berbagai Kawasan Wisata yang dimiliki Pemprov. DKI Jakarta seperti Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, Monas, GOR, Planetarium dan sejumlah museum.

Semakin Banyak Tol Baru


Pemerintah sendiri masih terus membangun jumlah jalan tol di Indonesia, termasuk di DKI Jakarta. Pembangunan jalan ini dimaksudkan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dan mengurangi waktu tempuh perjalanan.

Salah satu yang saat ini sedang dikejar penyelesaiannya adalah Jalan Tol Layang Dalam Kota Jakarta atau sering disebut dengan 6 Ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta. Ini adalah salah satu Proyek Strategis Nasional sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No.56 Tahun 2018.

6 ruas jalan tol sepanjang 69,77 Km tersebut akan mengadopsi konstruksi jalan layang yang terintegrasi dengan transportasi umum Bus Rapid Transit (BRT). Pembangunan jalan tol tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan di dalam kota Jakarta.

Pembangunan jalan tol tahap 1 dengan nilai investasi sebesar Rp 20,7 triliun memiliki total panjang 31,1 km yang terdiri dari Seksi A yaitu Kelapa Gading – Pulo Gebang sepanjang 9,3 km, Seksi B ( ruas Semanan-Grogol) sepanjang 9,5 km dan Seksi C (ruas Grogol-Kelapa Gading) sepanjang 12,4 km.

Untuk seksi A, ruas Tol Kelapa Gading – Pulo Gebang pembangunannya dimulai sejak Februari 2017 kini progresnya mencapai 71%. Masih ada sisa pekerjaan struktur pilar sebesar 90 buah pilar dari total 384 buah pilar. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar