Jualan Mobil Honda di Indonesia pada Oktober 2022 Turun Gara-gara Cip

Berita Otomotif

Jualan Mobil Honda di Indonesia pada Oktober 2022 Turun Gara-gara Cip

JAKARTA – Penjualan mobil Honda di Indonesia pada Oktober 2022 turun dibandingkan bulan sebelumnya, gara-gara gangguan suplai cip semikonduktor global. Situasi ini bisa berlanjut sampai akhir tahun untuk beberapa model.

Penjualan retail (distribusi diler ke konsumen) Honda pada Oktober kemarin, menurut keterangan resmi pada Selasa (15/11/2022), mencapai 11.590 unit.

Jika menilik data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), terjadi penurunan 10,69 persen dari September yang berjumlah 12.977 unit.

Business Innovation, Sales, and Marketing Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengakui krisis cip semikonduktor lagi-lagi menjadi biang keladinya.

“Penjualan retail Honda Oktober kembali terdampak oleh pasokan cip semikonduktor yang masih belum stabil, sehingga menyebabkan kapasitas produksi menurun,” ujarnya dalam pernyataan pers.

Honda Brio Satya

Kondisi tersebut, lanjutnya, kemungkinan terus terjadi hingga akhir 2022 untuk model-model tertentu. Dia pun meminta maaf atas inden lebih lama yang harus dialami oleh para konsumen.

Tidak dijelaskan secara rinci mengenai modelnya. Tapi, salah satunya diketahui adalah All New Honda HR-V.

“Meskipun demikian, kami optimis pasokan komponen akan berangsur membaik pada awal 2023, sehingga kami dapat secepat mungkin mengirimkan produk kepada konsumen,” lanjutnya.

Beruntung, transaksi jual-beli mobil Honda periode Januari-Oktober tahun ini masih memperlihatkan hasil positif. Dalam 10 bulan, mereka secara akumulatif menorehkan penjualan 99.983 unit.

Volume tersebut mengalami pertumbuhan 46 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Honda HR-V 2022

Krisis cip semikonduktor global sangat mengganggu bisnis Honda di Indonesia sejak pandemi Covid-19 merebak pada awal 2020. Tahun lalu, Honda bahkan harus turun satu peringkat di daftar merek mobil terlaris di Tanah Air, dari posisi tiga ke posisi empat.

Posisi mereka di ranking tiga digantikan oleh Mitsubishi Motors.

Honda ketika itu mencatatkan distribusi ke konsumen 91.393 unit atau ‘hanya’ naik 15 persen secara yoy. Padahal, kenaikan pasar mobil nasional mencapai 49,3 persen, menjadi 863.348 unit, seiring perbaikan kondisi pandemi sekaligus pemulihan ekonomi.

Billy, dalam satu kesempatan, menjelaskan gangguan krisis cip semikonduktor tahun ini sudah lebih baik ketimbang 2021. Ia pun yakin penjualan mobil Honda pada akhir 2022 bisa kembali tembus 100 ribu unit. [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar