Jokowi Teken Aturan Mobil Listrik, akankah Mitsubishi Outlander PHEV Turun Harga?

Berita Otomotif

Jokowi Teken Aturan Mobil Listrik, akankah Mitsubishi Outlander PHEV Turun Harga?

INDRAMAYU - Mitsubishi mengatakan harus mempelajari dulu aturan mobil listrik yang sudah diteken oleh Presiden Joko Widodo, sebelum memutuskan apakah harga Outlander PHEV akhirnya turun dari Rp 1 miliar.

Michimasa Kono, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menjelaskan mereka telah membaca kabar bahwa Jokowi--sapaan akrab Joko Widodo--telah menandatangani aturan mobil listrik. Namun, pabrikan asal Jepang ini belum bisa memastikan apakah banderol Outlander PHEV nantinya bisa menjadi lebih ‘bersahabat’.

“Kami baru mendengar kabar itu sekarang. Oleh karenanya, kami butuh mempelajari detailnya terlebih dahulu saat ini karena kami sendiri belum melihat isinya. Jadi kami perlu studi apa yang bisa kami lakukan dan tentu saja implementasinya butuh waktu,” ucap dia di sela-sela peresmian dealer Mitsubishi di Indramayu, Jawa Barat pada Kamis (8/8/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi mengaku sejak Senin (5/8/2019) sudah menumpahkan tanda tangannya di Peraturan Presiden mengenai mobil listrik. Regulasi yang sudah disusun selama beberapa tahun ini sendiri akan mengizinkan diberikannya insentif pajak sehingga harga mobil hybrid plus mobil listrik murni bisa lebih terjangkau.

Pemerintah berekspektasi penjualan kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air dapat semakin banyak sehingga para pabrikan diwajibkan melalukan perakitan lokal dalam 3 - 5 tahun setelah memanfaatkan insentif. Pada 2025, produksi mobil hybrid serta mobil listrik murni ditargetkan 20 persen dari total produksi mobil.

Adapun Outlander PHEV baru saja meluncur 18 Juli dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Serpong, Tangerang. Tanpa insentif, SUV tersebut berbanderol Rp 1,289 on-the-road Jakarta.

Sudah Dirakit di Thailand
Masalahnya, pada awal Agustus ini Mitsubishi Motors Corporation Jepang sudah mengumumkan bahwa Outlander PHEV dirakit di Thailand mulai 2021. Mereka bahkan menggelontorkan 10 miliar yen untuk melakukan hal itu.

Kono mengakui sejauh ini memang tidak ada ada rencana memproduksi Outlandet PHEV di Indonesia. Saat Mobil123.com menanyakan apakah ini berarti peluang merakit kendaraan itu di sini tertutup, ia mengatakan keputusan final ada di kantor pusat mereka di Tokyo.

“Untuk sekarang kami tidak merencanakannya. Keputusan ada di sisi MMC jadi saat ini kami tidak bisa mengatakan apa-apa,” tutupnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar