Jangan Remehkan Keletihan

Berita Otomotif

Jangan Remehkan Keletihan

JAKARTA – Jangan pernah anggap remeh letih ketika mengemudi. Letih menyebabkan kita tidak focus atau mengantuk dan ujungnya kecelakaan yang mematikan. Sejumlah lembaga internasional membeberkan bahwa angka kecelakaan jalan raya  yang melibatkan pengemudi atau pengendara letih tidaklah kecil.

Berdasarkan data dari Transport Accident Commission of Australia, bahwa 20% dari total kecelakaan fatal di jalan raya melibatkan pengemudi fatigue (lelah).

Jusri Pulubuhu, chief instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), pun mengutip penelitian Royal Society for Prevention of Accidents (RSPA) UK, di mana pengemudi letih menyebabkan ribuan kecelakaan jalan raya. RSPA menduga sekitar 20% kecelakaan dikontribusi oleh pengemudi lelah.

“Jika Anda letih maka konsekuensinya mobil Anda bisa berada di jalur lawan, menabrak trotoar, menumbuk kendaraan lain dari belakang, dan lain-lain. Saya ingatkan ketika Anda menutup mata satu detik, artinya mobil bergerak 14 meter,” kata Jusri kepada para wartawan di sela acara Saturday Morning Ride (Satmori) yang digelar oleh Adira Insurance, Sabtu (1/9), di Jakarta.

Keletihan bisa disebabkan oleh banyak hal seperti beban kerja berlebihan, lembur atau kurang istirahat. Dia menyarankan saat letih, kita harus berhenti mengendarai kendaraan bermotor. Tidur, menurutnya, adalah obat mujarab untuk mengantuk.

Lebih lanjut dia menginformasikan bahwa rentang waktu yang buruk mengendarai mobil atau motor adalah antara tengah malam hingga jam 6 pagi. Selepas makan siang pun rawan karena siklus biologi kita mengatakan menurun.

“Jam berapa kita akan mengalami puncak kantuk atau letih? Cara menghitungnya dengan: jam berapa Anda tidur dan bangun, cari titik tengahnya dan tambahkan 12 jam. Di situlah nanti kondisi tubuh Anda akan menurun,” ujar Jusri. [Idr]

 

 

 

 

    



Indra Prabowo

Indra Prabowo

Senang menulis mobil dan sepedamotor dari sisi kendaraan itu sendiri hingga perkembangan teknologi. Dia sendiri paling menyukai jika disodorkan SUV untuk dibawa ke mana dia suka, tentu saja medan offroad.


Berita Utama


Komentar