Jangan Arogan, Pesepeda Road Bike Tetap Harus di Jalur Sepeda

Berita Otomotif

Jangan Arogan, Pesepeda Road Bike Tetap Harus di Jalur Sepeda

JAKARTA – Meski mampu melaju dengan kecepatan tinggi, sepeda Road Bike tetap harus menggunaka jalur sepeda di jalan Sudirman – Thamrin.

Perlu diketahui bahwa saat ini batas kecepatan jalur sepeda permanen (uji coba) Sudirman – Thamrin adalah 25 km/jam. Kecepatan tersebut terbilang sangat rendah karena road bike dapat melaju hingga lebih dari 60 km/jam.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo memahami bahwa jalur sepeda dinilai terlalu sempit bagi road biker terlebih kecepatannya memang tinggi. Namun, aturan tetap menegaskan bahwa pesepeda harus menggunakan jalur yang sudah disediakan.

“Jalur sepeda itu tidak mengenal jenis sepeda. Semua sepeda sama. Artinya, ketika sudah ada jalur sepeda yang permanen, tentu semua sepeda harus masuk ke lajur sepeda yang disiapkan. Saya juga paham bahwa para pengendara yang sepeda road bike mungkin menyangka bahwa jalannya terlalu kecil sehingga kecepatannya tidak memadai untuk kecepatan dari sepeda road bike. Tapi apa pun namanya, jalur yang disiapkan sudah itu, jelas Dirlantas Polda Metro Jaya.

jalur sepeda

Ia juga memastikan akan mencari solusi terbaik yang bersifat ‘win-win solution‘. Kepolisian akan berkoordinasi dengan instansi lain, termasuk komunitas pesepeda, sebelum membuat jalur sepeda itu sebagai jalur permanen.

“Sebelum jalur sepeda ini dipermanenkan, kami berencana laksanakan FGD (focus group discussion) atau koordinasi dengan semua instansi terkait. Termasuk juga kita akan mengundang komunitas-komunitas sepeda sebelum nanti jalur permanen ini betul-betul sudah fix. Sudah tidak lagi dalam tahap sosialisasi dan uji coba. Kita akan atur pelaksanaannya bagaimana, sehingga nanti ada win-win solution,” pungkas Dirlantas Polda Metro Jaya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Polda Metro Jaya akan menilang pesepeda yang melaju di luar jalur sepeda dengan denda sebesar Rp 100.000. Hal ini dirasa perlu untuk dilakukan guna memastikan pengendara disipilin berada di jalurnya masing-masing. Terlebih, di jalur Sudirman Thamrin sudah dipasangkan pembatas jalan beton untuk memisahkan antara pesepeda dengan pengendara kendaraan bermotor.

Saat in, Dinas Perhubungan DKI Jakarta membangun jaluer sepeda terproteksi di jalan Sudirman Thamrin, Jakarta. Jalur dengan panjang 11,2 Km dan lebar 2 meter ini direncanakan akan rampung pada akhir Maret 2021. Jalur sepeda tersebut pun nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas bike rack sebagai rest area pesepeda. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar