Jaguar I-Pace Jadi Pilihan Prince of Wales

Berita Otomotif

Jaguar I-Pace Jadi Pilihan Prince of Wales

LONDON - Pangeran Charles menjadi anggota British Royal Family pertama yang membeli kendaraan listrik Jaguar.

Prince of Wales kembali mengejutkan dunia dengan membeli Jaguar I-Pace. Anak tertua Ratu Elizabeth II ini memang sangat peduli dengan lingkungan sekitar.

Di awal tahun, Pangeran Charles tampak sedang mencoba Tesla Model S dan digadang-gadang akan segera membeli mobil hasil kreasi Elon Musk ini. Namun pada kenyataannya, pria berusia 69 tahun ini menjatuhkan pilihan kepada mobil listrik hasil kreasi Inggris.

Pangeran Charles rela merogoh kocek hingga 60.000 British Pound Sterling atau setara dengan Rp 1,1 miliar untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik. Karena tidak ingin diistimewakan, Pangeran Charles menggunakan jasa leasing dan membayar semua kewajiban pengurusan surat menggunakan uang miliknya sendiri.

Jaguar I-Pace milik Pangeran Charles ini akan hadir dengan warna berbeda. Mobil listrik pertamanya ini akan menggunakan warna favoritnya yakni Loire Blue.

Sayangnya, warna ini sangat spesial sehingga tidak dapat dimiliki oleh konsumen umum yang ingin melakukan pembelian I-Pace. Wajar saja apabila I-Pace milik Prince of Wales ini lebih mahal 1.005 British Pound Sterling atau setara dengan Rp 19 juta.

Mobil listrik Jaguar ini telah dikirim dan menjadi koleksi baru di garasi Clarence House. Sebelumnya, Pangeran Charles telah memiliki beberapa koleksi mobil mewah lain seperti Range Rover, Rolls-Royce dan Bentley. Semua mobil yang dimiliki tersebut menggunakan mesin bensin dan diesel.

Pada kesempatan ini sendiri, pihak Jaguar langsung melengkapi tempat tinggal Pangeran Charles dengan charging point khusus untuk I-Pace. Ini tentu dapat mempermudah aktivitasnya dalam berkendara.  

Pangeran Charles juga memastikan tidak akan melakukan modifikasi unik terhadap mobil barunya ini. Prince of Wales sempat berkreasi dengan Aston Martin DB5 dan Jaguar E-Type yang bisa dibilang modifikasi ekstrim.

Aston Martin DB5 yang merupakan hadiah ulangtahun ke-21 dimodifikasi sedemikian rupa sehingga supercar ini tidak menggunakan bahan bakar minyak melainkan bioethanol. Sedangkan Jaguar E-Type yang menggunakan mesin konvensional dimodifikasi dengan menyematkan motor listrik. [Amo/Ari]



Amos Arya

Amos Arya

Penyuka otomotif yang ingin mengungkap keunikan dan keseruan seputar otomotif


Berita Utama


Komentar