Isuzu Panther, Nasibnya di Persimpangan Antara Hidup dan Mati

Berita Otomotif

Isuzu Panther, Nasibnya di Persimpangan Antara Hidup dan Mati

JAKARTA – PT Isuzu Astra Motor indonesia (IAMI) tidak melibatkan Panther dalam rencana pemasarannya pada tahun fiskal 2019.

Pabrikan mobil yang identik dengan produk bermesin diesel tersebut baru saja mengumumkan brand rejuvenation. Peremajaan merek yang dilakukan termasuk meningkatkan produksi yang pada akhirnya berujung bertambahnya penjualan.

IAMI sendiri tidak hanya mengandalkan kendaraan penumpang, mereka juga mempunyai beberapa model di segmen komersial. Namun dari beberapa produk yang akan ditingkatkan penjualannya, Isuzu Panther dan mu-X tidak termasuk di dalamnya.

Artikel bersambung dibawah

Isuzu Panther sendiri terus mengalami penurunan dalam penjualan setiap tahunnya. MPV tersebut bahkan diprediksi turun 18 persen pada 2019. Sementara Mu-X diprediksi akan terkoreksi sebesar 15 persen hingga akhir tahun.

“Kita sudah ada blueprintnya sejak 2016 untuk Panther generasi terbaru. Beberapa waktu lalu juga sempat bereda info akan keluar generasi terbarunya. Tapi belakangan trend MPV medium turun dan beralih ke SUV, lalu ada regulasi EURO 4 pada 2016,” ucap Attias Asril, General Manager Marketing Division PT IAMI.

Sementara Joen Boedi Putra selaku Direktur Marketing LCV PT IAMI mengatakan bahwa Panther hingga saat ini masih memiliki pelanggan setianya. Dirinya meyakini bahkan MPV yang mendapat julukan Rajanya Diesel tersebut akan tetap dicari penggemarnya hingga tutup usia sekalipun.

“Kami sudah melakukan survey ke beberapa konsumen, mereka sampai saat ini masih percaya dengan kemampuan dan fitur yang ditawarkan Panther. Percaya tidak kalau sampai akhirnya Panther stop produksi, pembelinya masih ada,” ujarnya di sela-sela peluncuran Isuzu Giga di kawasan Senayan, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Ia juga mengatakan bahwa Isuzu Panther terbaru sudah pasti tidak akan melibatkan Astra Group. Artinya Panther generasi terbaru akan diproduksi langsung oleh prinsipal. Selain itu MPV yang populer dengan keiritannya tersebut akan didatangkan atau impor.

“Seperti sudah dikatakan bahwa kami sudah mengirimkan blue printnya ke prinsipal. Hingga saat ini kami masih menunggu keputusan mereka. Dalam waktu dekat ini akan keluar keputusannya. Pastinya model baru tidak melibatkan Astra karena langsung dari prinsipal,” katanya kemudian. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support