Ini yang Bikin Kaca Depan Mobil Lebih Kokoh

Panduan Pembeli

Ini yang Bikin Kaca Depan Mobil Lebih Kokoh

 

JAKARTA – Meski terlihat biasa saja, kaca depan mobil memiliki teknologi yang cukup rumit guna meningkatkan keselamatan berkendara.

 

 

Jenis kaca yang umum digunakan sebagai kaca depan mobil adalah Laminated Glass (Lamisafe). Kaca ini terdiri dari tiga lapisan yang terdiri dari dua kaca dan satu lembaran film (Polyvinyl Butiran Film/PVB).

Lembaran film tersebut diletakkan diantara kedua kaca tersebut dan menjadi salah satu bagian terpenting. Pasalnya, lembaran film inilah yang meningkatkan kekuatan kaca secara keseluruhan. Dan karena adanya lembaran film ini maka ketika terjadi benturan dan menyebabkan kaca pecah, serpihannya tidak akan langsung pecah melainkan tetap tertempel pada lembaran film.

Dengan serpihan kaca yang masih tertempel ini maka risiko serpihan kaca melukai pengemudi saat terjadinya kecelakaan dapat berkurang. Tentunya, kemungkinan korban kecelakaan untuk bisa diselamatkan akan menjadi lebih besar.

Penggunaan kaca jenis ini juga meningkatkan kenyamanan berkendara. Hal ini karena kaca Lamisafe memiliki daya tolak sinar ultraviolet yang cukup tinggi. Dengan ini maka pengemudi tidak perlu khawatir untuk berkendara di siang hari yang terik.

Dibuat Melengkung

kaca depan mobil kuat

Tak hanya dibuat lebih kuat, kaca depan mobil juga dibuat sedemikian rupa agar dapat memenuhi kebutuhan berkendara. Umumnya, kaca depan mobil dibuat agar melengkung dibandingkan dengan kaca-kaca lainnya.

Hal ini dibuat agar aerodinamika mobil dapat lebih optimal dan mobil terlihat lebih tajam serta dinamis. Tidak ada hitungan pasti terhadap lengkungan maksimal dari kaca  depan mobil karena masing-masing perusahaan memiiliki pertimbangannya masing-masing.

Mengatasi Embun pada Kaca Mobil

kaca depan mobil

Kaca berembun ketika berkendara di tengah hujan sangat umum terjadi khususnya pada mobil tanpa AC. Embun tersebut terjadi karena ruang kabin lembab sedangkan suhu di luar kabin cenderung dingin dan membuat suhu kaca ikut menjadi dingin. 

Suhu kaca yang dingin tersebut akan mempengaruhi suhu udara di dalam kabin menjadi turun hingga di bawah titik embun uap air. Sehingga akan menimbulkan embun pada kaca bagian dalam. Untuk mengatasi kondisi tersebut terulang, ada beberapa cara sederhana yang bisa digunakan oleh para pemilik kendaraan.

Salah satunya adalah dengan mengoleskan cairan sampo atau cairan anti kabut pada kaca bagian dalam. Oleskan secara merata carian tersebut ke seluruh permukaan kaca bagian dalam kemudian tunggu beberapa saat sampai cairan tersebut mulai mengering.

Setelah itu, bersihkan cairan tersebut dengan lap kain serat karbon (chamois) yang sedikit basah. Saat membersihkan sebaiknya melakukannya dengan cara searah sehingga hasil yang didapatkan akan lebih rata dan tidak membuat kaca buram.

Untuk mobil ber-AC caranya jauh lebih mudah. Cukup dengan menyalakan AC dengan normal maka embun pada kaca akan hilang dengan sendirinya. Hal ini karena suhu dalam kabin tidak berbeda jauh dengan suhu di luar mobil. [Adi/Idr]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar