Segini Perkiraan Biaya Perawatan Toyota Raize di Bengkel Resmi

Panduan Pembeli

Segini Perkiraan Biaya Perawatan Toyota Raize di Bengkel Resmi

JAKARTA – Biaya perawatan Toyota Raize tergolong murah, jadi tidak ada alasan bagi pemilik mobil untuk menunda merawat kendaraan di bengkel resmi.

Toyota Raize meluncur di Indonesia pada April 2021. Mobil ini menawarkan beragam keunggulan yang menarik dan pastinya membuat pemiliknya lebih percaya diri.

Namun sebagai mobil baru, timbul banyak pertanyaan, berapa sebenarnya biaya perawatan dari Toyota Raize.

Perawatan sendiri terdiri dari beberapa paket mulai dari 1.000 km hingga 60.000 km. Tentunya masing-masing jenis perawatan akan melalui pemeriksaan yang berbeda untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima.

Berikut jenis-jenis perawatan Toyota Raize dan biayanya.

Servis rutin 1.000 km

Sejak membeli baru dan sudah melakukan perjalanan sejauh 1.000 km, mobil harus menjalani servis rutin yang pertama.

Pemeriksaan pada tahap ini mulai dari kondisi AC, bodi, kaki-kaki, rem, kopling, sistem kelistrikan, dan komponen mesin.

 

 

Toyota Raize

Perlu diingat bahwa periode perawatan ini sangat penting, karena akan menentukan apakah ada potensi komponen yang rusak atau tidak. Apabila memang ada, maka teknisi akan segera melakukan penanganan, baik itu sekadar menyesuaikan atau mengganti dengan suku cadang yang baru.

Dalam perawatan ini pelanggan masih bisa menikmatinya secara gratis.

Servis setelah 10.000 km

Selanjutnya adalah servis kedua setelah mobil melakukan perjalanan 10.000 km atau sekitar 6 bulan.

Apabila Anda melakukan servis di bengkel resmi, tidak ada biaya penanganan yang dibebankan. Namun ada beberapa biaya suku cadang yang harus dikeluarkan, yaitu sekitar Rp400.000 hingga Rp500.000.

Servis setelah 20.000 km

Kemudian periode servis berikutnya adalah 20.000 km atau sekitar 1 tahun. Pada periode ini, pemeriksaan akan dilakukan dengan lebih seksama mulai dari bodi, AC, chasis, kopling, rem, komponen mesin, dan sistem kelistrikan.

Untuk biaya jasa masih gratis, tapi biaya suku cadang diperkirakan Rp500.000-Rp600.000.

Toyota Raize

Servis setelah 30.000 km

Toyota Raize kemudian harus melakukan perawatan rutin setelah melalui perjalanan sejauh 30.000 Km atau sekitar 18 bulan. Dalam perawatan kali ini, teknisi bengkel akan melakukan pemeriksaan pada sistem kelistrikan, komponen mesin, AC, bodi, chasis, dan rem.

Biaya yang dikeluarkan pada servis ini adalah sekitar Rp400.000-Rp500.000 untuk suku cadang dan biaya jasa masih gratis.

Servis setelah 40.000 km

Memasuki usia 24 bulan atau 40.000 km, pemeriksaan kendaraan kembali harus dilakukan. Namun, kali ini ada beberapa suku cadang yang harus diganti seperti minyak kopling, minyak rem, busi, saringan oli, saringan udara, dan lain-lain.

Banyaknya komponen yang diganti, perkiraan biaya yang harus dikeluarkan pemilik mobil menjadi lebih, tinggi yaitu sekira Rp900.000.

Servis setelah 50.000 km

Setelah melakukan perjalanan sejauh 50.000 km atau sekitar 30 bulan, servis yang dilakukan kembali menjadi lebih sedikit. Ada biaya pemeriksaan sekitar Rp400.000.

Perlu diketahui bahwa ini adalah servis dengan bebas biaya jasa terakhir yang bisa dinikmati pelanggan.

Servis setelah 60.000 km atau lebih

Pada periode servis kali ini, pelanggan sudah harus membayar biaya jasa servis. Besaran biayanya bervariasi, tapi umumnya mencapai Rp1 juta.

Selain itu, pelanggan juga harus membayar beberapa suku cadang serta melakukan penggantian oli. [Adi/Ses]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar