Ini Noda yang Paling Susah Hilang Meski Sudah Dilakukan Detailing Mobil

Panduan Pembeli

Ini Noda yang Paling Susah Hilang Meski Sudah Dilakukan Detailing Mobil

JAKARTA – Detailing merupakan salah satu cara yang paling mujarab untuk mengembalikan tampilan mobil jadi tampak seperti baru.

Meski demikian langkah tersebut tetap ada batasnya. Sebab ada beberapa noda yang tidak bisa dihilangkan dengan mudah walaupun sudah melalui proses detailing. Salah satunya, yaitu noda yang disebabkan oleh getah pohon. Terlebih, bila getah pohon tersebut sudah berusia lama, sehingga akan semakin sulit dibersihkan.

“Noda getah adalah salah satu yang paling sulit dibersihkan, meski dengan menggunakan detailing sekalipun. Kami hanya berani memoles noda getah sebanyak dua kali, bila tidak hilang maka akan kami tinggalkan. Hal ini untuk menghindari kerusakan pada cat mobil,” ungkap Putro Aji Wibowo, owner Satrio Auto Care Pondok Gede.

Detailing Mobil

Menurut pengalamannya, noda getah bisa sangat masuk ke dalam pori-pori cat, sehingga meski telah dipoles dan diberi obat penghilang noda, bekasnya masih tetap ada. Bila dipaksakan untuk dihilangkan justru akan merusak cat.

“Kalau noda getahnya hanya kecil mungkin memang bisa dihilangkan. Tapi kalau besar dan usia noda sudah lama, akan sangat sulit dihilangkan. Biasanya memang kami usahakan agar tersamar, tapi tidak 100% persen hilang,” ungkapnya.

Waktu yang Tepat untuk Detailing Mobil

Detailing Mobil

Selain harus mewaspadai noda, Putro juga menyarankan untuk rutin melakukan detailing agar tampilan mobil tetap maksimal. Meski demikian, melakukan detailing secara rutin juga tidak bisa sembarangan dilakukan, karena sangat bergantung pada penggunaan mobil tersebut.

“Waktu yang tepat untuk melakukan detailing kendaraan sangat ditentukan dengan pemakaiannya. Bila mobil baru dan hanya digunakan di Jakarta, bisa 1 tahun tidak di detailing pun tidak masalah. Namun bila kendaraan yang sudah berusia lebih dari 1 tahun dan terus digunakan untuk mobilitas, bisa-3-6 bulan sekali,” terang Putro di bengkel miliknya yang terletak di Jalan Raya Pondok Gede nomor 34, Keluarahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Hal ini karena umumnya mobil yang sudah rutin digunakan akan mengalami pengurangan kualitas dari sisi cat. Mulai dari munculnya jamur di body hingga adanya baret-baret halus yang membuat mobil menjadi terlihat kusam. Untuk itu, detailing mobil bisa menjadi salah satu solusi paling mudah.

Namun, bagi pemilik kendaraan disarankan untuk menyampaikan kapan waktu terakhir melakukan detailing mobil. Hal ini untuk menghindari body mobil mendapatkan dosis obat yang berlebihan hingga menyebabkan kerusakan pada cat mobil.

“Biasanya kami selalu menanyakan kapan terakhir mobil dilakukan detailing. Kalau baru sekitar 3 bulan maka beberapa obat penghilang noda bisa dilewati, karena dikhawatirkan justru merusak cat,” pungkasnya. [Adi/Ses]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar