Ini Kronologi Pelanggaran yang Dilakukan oleh Rombongan Moge di Bogor

Berita Otomotif

Ini Kronologi Pelanggaran yang Dilakukan oleh Rombongan Moge di Bogor

BOGOR – Polres Kota Bogor membeberkan kronologi rombongan moge berhasil lolos dari penyekatan pembatasan ganjil-genap yang dilakukan di Kota Bogor.

Kronologi kejadian pun disampaikan langsung oleh Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro. Dalam pemeriksaan yang dilakukan, pengendara moge tersebut berasal dari Serpong, Tangerang dan hendak melakukan pertemuan di Puncak, Kabupaten Bogor.

Rombongan moge tersebut berhasil menghindari penyekatan karena mereka berkendara pukul 12.00 WIB. Pada waktu tersebut, pihak Kepolisian sedang melakukan istirahat karena harus melaksanakan ibadah sholat Jumat.

"Rombongan ini sekitar 12 motor berangkat dari Bintaro sekitar pukul 6 pagi. Kemudian sekitar pukul 7 mulai memasuki Kota Bogor dengan tujuan ke arah Puncak. Setelah itu kembali melewati Kota Bogor sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu kegiatan sekat dimulai jam 08.00 - 20.00 namun karena kemarin Solat Jumat, banyak warga yang akan sholat Jumat, sehingga kami memutuskan untuk break dari jam 11.30 - 13.00," terang Susatyo.

Rombongan moge berulah
Viralnya kejadian tersebut pun membuat jajaran Polresta Bogor Kota bertindak cepat. Kurang dari 24 jam rombongan moge yang melanggar ganjil-genap di Kota Bogor langsung teridentifikasi. Dari 12 moge yang ikut dalam rombongan, tiga motor diantaranya berplat nomor ganjil atau melanggar peraturan yang hari itu dikhususkan nomor genap pada Jumat (12/2/2021).

Ketiga pengendara tersebut kemudian dipanggil Polresta Bogor Kota untuk kemudian ditindak dan diberikan sanksi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Bogor di halaman Balaikota Bogor, Sabtu (13/2/2021). Mereka pun diberikan sanksi berupa denda maksimal masing-masing Rp 250 ribu sesuai dengan Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 107 Tahun 2020.

"Kami apresiasi Kapolresta dan jajaran yang bergerak dengan sangat cepat untuk melacak. Karena sudah menjadi kepedulian dan perhatian publik. Saya bisa merasakan bagaimana warga merasakan ada yang tidak adil, ada yang didenda, disuru putar balik, sedangkan ini terkesan dibiarkan. Saya kira ini pembelajaran untuk semua agar mentaati aturan," ungkap Bima Arya, Walikota Bogor. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar