Ini Dia Fakta Buruk Emisi Mobil Diesel

Berita Otomotif

Ini Dia Fakta Buruk Emisi Mobil Diesel

JAKARTA -  Skandal emisi yang dilakukan Volkswagen Group menciptakan ketakutan di tengah masyarakat. Beruntung kejadian ini tidak sampai terjadi di Indonesia. Mobil-mobil VW yang masuk Indonesia terbilang aman dari perbuatan tercela VW Group.

Bila dicermati, mesin diesel yang mengeluarkan asap hitam pekat sangat berbahaya sekali bagi keselamatan lingkungan sekitar terutama untuk kelangsungan hidup manusia.
Faktanya emisi mesin diesel mengeluarkan lima partikel beracun yang merugikan kehidupan manusia. Lima bahan beracun tersebut adalah Particulate Matter (PM), Karbon Monoksida (CO), Oksida nitrogen (NOx), Hidrokarbon (HC), dan Senyawa organik volatil (VOC).

Mengutip Departemen Lingkungan Hidup Maryland, Amerika Serikat, beberapa studi kesehatan menunjukkan bahwa paparan gas buang diesel bisa mempengaruhi sistem pernapasan dan memperburuk pengidap penyakit asma, alergi, bronkitis, dan bisa mengurangi fungsi paru-paru.

Paparan gas buang diesel dapat meningkatkan risiko serangan jantung, kematian dini, dan menyebabkan kanker paru-paru. Nah, jika dirinci partikel-partikel tersebut sangat membahayakan. Yuk kita simak:

  1. Particulate Matter (PM) adalah terdiri dari objek yang sangat kecil yang ditemukan di udara, termasuk debu, kotoran, jelaga, asap, dan tetesan air. Partikel-partikel ini dapat masuk ke dalam paru-paru di mana dapat memperburuk asma, bronkitis kronis, emfisema, dan kondisi paru-paru lainnya. Sistem pernapasan kita tidak bisa menyaring partikel kecil sehingga partikel ini bisa melewati paru-paru dan masuk ke dalam aliran darah. Partikel ini dapat memicu masalah kesehatan.
  2. Karbon Monoksida (CO), salah satu partikel tidak berwarna, tidak berbau. CO salah satu partikel yang dihasilkan oleh pembakaran tidak padat, cair, dan bahan bakar gas. Sumber utama karbon monoksida di udara adalah emisi kendaraan.
  3. Nitrogen oksida  (NOx) adalah istilah generik untuk sekelompok gas sangat reaktif, yang semuanya mengandung nitrogen dan oksigen dalam jumlah bervariasi. Banyak dari nitrogen oksida yang berwarna dan tidak berbau. Nitrogen oksida terbentuk ketika bahan bakar dibakar pada suhu tinggi, seperti dalam proses pembakaran. Sumber utama NOx adalah dari knalpot kendaraan bermotor, utilitas listrik, dan industri lainnya, komersial, dan sumber perumahan yang membakar bahan bakar. NOx juga dapat terbentuk secara alami.
  4. Hidrokarbon (HC) adalah senyawa kimia yang mengandung hidrogen dan karbon. Kebanyakan dihasilkan oleh kendaraan bermotor yang didukung oleh bahan bakar berbasis hidrokarbon seperti bensin dan diesel. Ketika terbakar, partikel ini langsung mencemari udara. Hidrokarbon termasuk senyawa beracun yang menyebabkan kanker dan efek samping lainnya. Hidrokarbon juga bereaksi dengan nitrogen oksida dengan adanya sinar matahari untuk membentuk ozon. Hidrokarbon, yang dapat berbentuk gas, partikel kecil, atau tetesan, berasal dari berbagai proses industri dan alami. Di daerah perkotaan, partikel ini disumbang oleh mobil, bis, truk, dan kendaraan konstruksi serta kapal api.
  5. Senyawa organik volatil (VOC), dipancarkan dari berbagai sumber, termasuk kendaraan bermotor, pabrik kimia, kilang, pabrik industri. Senyawa organik volatil juga dipancarkan oleh sumber alam seperti tumbuhan. [Ikh/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 

 



M Ikhsan

M Ikhsan

Pria ini sangat menyukai dunia otomotif karena sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Seperti para jurnalis otomotif lainnya, saya suka‬ pekerjaan yang mendetail dan suka dengan aktivitas outdoor yang penuh tantangan. Impian saya adalah mengoleksi supercar Italia, meski sekarang hanya bisa mengoleksi die cast. Tapi saya percaya suatu saat nanti, satu supercar akan terparkir di garasi rumah. ‎


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support